Nur mahmudi Ismail Memperbolehkan Mobil Dinas Kota Depok Digunakan Untuk Bermudik

Nur mahmudi Ismail Memperbolehkan Mobil Dinas Kota Depok Digunakan Untuk Bermudik

HarianDepok.com – Berita , Mudik, menjadi salah satu hal yang kerap kali dilakukan oleh masyarakat Indonesia saat menjelang hari raya. Berbagai cara yang dilakukan oleh para pemudik untuk dapat sampai ke kota tujuan masing masing, mulai dari menggunakan sepeda motor, mobil bahkan banyak juga yang menggunakan jasa layanan transportasi umum untuk bermudik.

Dalam rangka meminimalisir adanya kecelakaan saat bermudik, pemerintah Indonesia melalui instansi terkait telah mengadakan beberapa program guna menunjang maksud tersebut. Salah satu program yang setiap tahun diadakan oleh pemerintah Indonesia yaitu, pemberian mudik gratis untuk seluruh masyarakat Indonesia yang disebar ke seluruh kota yang ada.

Salah satu kota yang tiap tahunnya mendapatkan jatah program mudik gratis adalah kota Depok, dimana program mudik gratis ini akan dikelola oleh pemerintah daerah dan disalurkan kepada seluruh masyarakatnya se kota Depok.

Walikota Depok, Nur Mahmudi Ismail dalam dukungannya terhadap kegiatan mudik dikotanya saat ini telah memperbolehkan mobil mobil dinasnya untuk dipakai mudik. “Dalam apresiasi saya terhadap tingginya minat masyarakat dalam menjalani kegiatan mudik tiap tahunnya, saya mengizinkan untuk menggunakan kendaraan dinas kepada para pejabat pemkot Depok untuk dijadikan alat transportasi mudik,” ungkapnya, Selasa (30/06/2015).

Menurut keterangannya, mobil dinas lebih aman jika digunakan untuk dijadikan alat transportasi bermudik. Sebab, jika mobil dinas ditinggal begitu saja dirumah akan menimbulkan kekhawatiran terjadinya pencurian, karena pada saat arus mudik berlangsung seluruh rumah dan lingkungan akan menjadi sepi dan inilah salah satu pemicu adanya tindak kriminal yang bisa mengakibatkan hilangnya kendaraan dinas.

“Izin untuk menggunakan kendaraan dinas itu adalah hal yang realistis dan sah sah saja. Itu semua demi menjaga aset negara agar tidak berpindah tangan ke tangan orang yang tidak bertanggung jawab,” katanya.

Kepala Bidang Aset Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset, Satibi menerangkan, ada sekitar 290 kendaraan mobil dinas yang telah diberikannya kepada pejabat kota Depok yang diantaranya dipakai oleh Kepaka Dinas, Camat dan anggota Dewan. Untuk anggota Dewan sendiri kendaraan dinasnya berjumlah 22 unit, sedangkan untuk Sekretariat daerah sebanyak 30 unit, 11 unit digunakan para Camat dan sisanya digunakan para pejabat di 28 OPD se kota Depok.

Karena banyaknya jumlah kendaraan dinas tersebut, demi menjaga keamanan aset negara yang ada di kota Depok maka ia pun langsung memperbolehkan para pejabatnya untuk menggunakan kendaraan dinas sebagai salah satu kendaraan bermudik.(Izl)

[MuhammadKhotib/HD]

Tags: