Pemkot Depok Berencana Buka pasar Murah Di Sebelas Kecamatan di Wilayahnya

Pemkot Depok Berencana Buka pasar Murah Di Sebelas Kecamatan di Wilayahnya

HarianDepok.com – Berita , Pemerintah kota Depok dalam menanggulangi lonjakan harga bahan pangan di bulan ramadhan tahun ini, berencana akan mengadakan pasar murah yang akan digelar di 22 titik di sebelas Kecamatan se kota Depok. Pasar murah ini memang sengaja diadakan guna membantu serta meningkatkan minat beli masyarakat golongan rendah.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) kota Depok, Agus Suherman mengatakan bahwa saat ini proses pelaksanaan persiapan pasar murah masih terus dilakukan. Untuk menggelar pasar murah di 22 titik dirinya mengaku telah mempersiapkan biaya sebanyak Rp 200 juta dari APBD kota Depok.

Penggunaan dana tersebut nantinya akan dilelang kepada para peserta lelang. Setelah terpilih, barulah pemenang tender menjadi penanggung jawab pendistribusian sembako dengan harga yang sudah disubsidi oleh pemerintah kota Depok. Diketahui rencana paket sembako yang akan dijual di pasar murah tersebut berisi diantaranya adalah gula pasir, tepung terigu, susu dan minyak goreng. “Masyarakat nantinya akan dihimbau untuk membeli sembako paketan,” ujar Agus, Rabu (24/06/2015).

Nilai dari harga paket yang dipersiapkan oleh pemerintah kota Depok diketahui sebesar Rp 60 ribu, namun karena telah disubsidi oleh pemkot Depok, maka akan dijual dengan harga lebih murah yakni sebesar Rp 30 ribu. Agar tepat sasaran, pihaknya akan melibatkan pengurus lingkungan RT, RW dan instansi lainnya untuk mendata para warga golongan rendah yang layak membeli paketan sembako bersubsidi ini.

“Semuanya akan didata dulu oleh pengurus lingkungan setempat dengan memberikan kupon untuk bisa membeli paketan sembako bersubsidi nanti,” katanya.

Dengan diadakannya pasar murah oleh pemerintah kota Depok, diharapkan bisa membantu masyarakat yang kurang mampu untuk dapat membeli kebutuhan sehari hari dengan harga yang terjangkau, karena pada saat bulan ramadhan tiba, semua harga bahan pokok melonjak naik sehingga menyulitkan masyarakat kurang mampu untuk mencukupi kebutuhannya.

Agus menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk membeli semua kebutuhan sehari hari dengan tidak berlebihan yang berdampak kepada naiknya harga kebutuhan pokok dipasaran. “Untuk stok bahan pangan pokok kota Depok aman. Saya berharap para pelaku usaha tidak memanfaatkan keadaan ini. Jika memang harga naik  ya yang wajar wajar saja, jangan memberatkan konsumen,” katanya.

Kepala Bagian Ekonomi Setda Kota Depok, Nuraeni mengatakan, bahwa seharusnya pada saat bulan ramadhan, konsumsi masyarakat terhadap makanan bisa berkurang, namun yang terjadi saat ini adalah kebalikannya. Masyarakat justru lebih konsumtif yang berdampak kepada melonjaknya harga harga bahan makanan pokok di pasaran.(Izl)

[AndriIdaman/HD]

Tags:
author

Author: 

"Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.” (Internet Marketers & Publisher)