Tim Khusus (Jaguar) Milik Kepolisian Kota Depok, Berhasil Amankan Dua Pelaku Penusukan di Cibubur

Tim Khusus (Jaguar) Milik Kepolisian Kota Depok, Berhasil Amankan Dua Pelaku Penusukan di Cibubur

Ilustrasi

HarianDepok.com – Berita , Tim khusus Kepolisian kota Depok (Jaguar) dalam aksinya menegakkan hukum diwilayahnya, baru baru ini telah berhasil mengamankan dua orang pelaku penganiayaan terhadap M Ilham (21th) yang berprofesi sebagai supir taksi. Kedua pelaku berhasil dibekuk oleh petugas saat mereka berada di Cibubur, Jakarta Timur dini hari.

Peristiwa penganiayaan tersebut terjadi pada saat korban tengah mengangkut RY dan RN ke dalam taksinya dari Jakarta menuju ke Depok. Ketika pelaku sudah diantarkan sampai ke tujuannya RY dan RN tidak mau membayar ongkos taksi. Perang mulut pun tak terhindarkan antara korban dan kedua pelaku yang berujung kepada penusukan.

Usai dilakukannya penusukan, para pelaku RN dan RY langsung meninggalkan korban dengan taksinya yang bernomor polisi B 1553 NTA yang kabur menuju kota Cibubur. Warga yang melihat korban bersimbah darah langsung memberikan pertolongan dengan melarikan korban ke Rumah Sakit terdekat.

“Dari hasil keterangan sejumlah saksi dan korban, kedua pelaku tidak mau membayar ongkos taksi dan meminta paksa uang yang berujung kepada penusukan si supir,” ujar Kapolresta Depok, AKBP Dwiyono kepada media, Rabu (24/06/2015).

Beruntung pada saat kejadian sang korban langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat sehingga nyawanya dapat tertolong. Sedangkan kedua pelaku penusukan tersebut langsung dikejar oleh petugas.

Dalam aksi pengejaran tersebut, tim khusus kepolisian kota Depok (Jaguar) berhasil membekuk kedua pelaku saat masih berada di wilayah Cibubur, Jakarta. Saat ditangkap oleh petugas kepolisian, kedua pelaku tersebut tidak bisa berbuat apa apa. Sedangkan sebilah pisau yang digunakan untuk menusuk tidak ditemukan oleh petugas saat dilakukan penangkapan.

Setelah kedua pelaku dimintai kketerangan barulah pisau tersebut diketahui keberadaannya. Setelah menemui lokasi pembuangan pisau bekas penusukan tersebut, para petugas lantas mencari cari ke sekeliling. Tak selang beberapa lama, pisau tersebut berhasil ditemukan oleh petugas.

Hingga kini, kasus tersebut masih terus dikembangkan. Para pelaku RY dan RN kini pun masih diperiksa secara intensif oleh petugas. Pelaku saat ini dijerat dengan pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan. “Masih terus kami selidiki motif dari penusukan tersebut, apakah ini murni kejahatan biasa ataukah ada yang lainnya,”ujarnya.(Izl)

[AndriIdaman/HD]

Tags:
author

Author: 

"Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.” (Internet Marketers & Publisher)