Setelah FIFA Adakan Kongres Luar Biasa, Baru Menpora Cabut Pembekuan PSSI

Setelah FIFA Adakan Kongres Luar Biasa, Baru Menpora Cabut Pembekuan PSSI

bola.kompas.com

 

HarianDepok.com – Olahraga – Sepakbola – Nasional , Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi belum akan mencabut pembekuan PSSI dalam waktu dekat ini. Padahal pihak Komisi X DPR RI, meminta Imam untuk melakukan langkah-langkah strategis agar sanksi FIFA segera diakhiri.

Pada hari ini, Selasa (23/6/2015), Menpora telah mengundang PSSI–diwakili oleh ketua umum periode 2011-2015 Djohar Arifin–sebagai bentuk menjalankan amanah DPR yang meminta agar segera dilakukannya penyelesaian sanksi FIFA dan membahas soal kompetisi.

Usai pertemuan yang berlangsung selama sekitar empat jam sedari pukul 14.00 WIB tersebut, Menpora mengisyaratkan belum punya rencana mencabut SK pembekuan tertanggal 17 April 2015. Imam ingin menunggu sampai FIFA, yang sedang dihantam skandal korupsi, lebih dulu memperlihatkan iktikad berbenah.

Dalam pertemuan tersebut, tak ada hasil konkret perihal kondisi sepakbola Indonesia saat ini yang tengah mati suri akibat pembekuan PSSI oleh Kemenpora dan suspensi dari FIFA. Pertemuan tersebut membahas rencana turnamen yang akan digelar Kemenpora dan rancangan roadmap mereka.

“Ke depan kita ingin fokus pada turnamen dan kompetisi. Kita akan berkomunikasi secara terus-menerus terutama kepada pihak AFC tentang bagaimana sanksi ini segera diputuskan,” kata Imam kepada media. “Tapi kita juga melihat bagaimana respons FIFA menyelesaikan masalah rumah tangganya terlebih dahulu dan kemungkinan mereka KLB Desember,” sambung Imam.

“Jadi, sampai FIFA selesai Kongres. Bagaimana, FIFA sendiri masih sibuk dengan diri sendiri. Saya tunggu dulu, apakah FIFA mau mereformasi diri supaya bisa menjadi kiblat,” paparnya. “Tadi sudah dijelaskan, FIFA harus bersihkan diri dulu. Katanya FIFA juga mau ke sini. Akan kami sambut dan jelaskan,” tegas Imam ketika diminta penegasan.

Menpora baru akan mencabut surat pembekuan seusai FIFA melakukan Kongres Luar Biasa pada Desember mendatang. Itu dilakukan karena Imam Nahrawi ingin FIFA harus bersih terlebih dahulu, dari kasus korupsinya.

 

[NandaRiskiawan/HD]

Tags:
author

Author: 

Internet Marketers & Penulis Konten