Hukum Membaca Niat Puasa Ramadhan

Hukum Membaca Niat Puasa Ramadhan

HarianDepok.com – Berita – Nasional , Di bulan Ramadhan yang penuh berkah ini, seluruh umat muslim di dunia diperintahkan untuk berpuasa selama 30 hari atau satu bulan penuh. Melafalkan niat Puasa Ramadhan adalah salah satu rukun puasa. Serta menahan dahaga dimulai terbitnya matahari hingga terbenam dengan harapan mendapatkan keberkahan dunia dan akhirat. Akan tetapi sebelum kita menjalankan puasa kita diharuskan membaca niat ibadah puasa semata hanya karena Allah SWT. Mengapa demikian, karena berbagai macam amal dalam agama Islam tergantung pada bagaimana niatnya kita.

Pada bulan puasa amal ibadah pun akan dilipatgandakan bila niat kita benar. Tidak hanya itu, ketika melakukan aktivitas berpuasa, bagi  umat muslim yang menjalankan atau tidak terhalang untuk berpuasa maka ia harus menjaga diri dari segala perbuatan yang bisa merusak amal ibadah puasa. Sehingga puasa kita tidak menjadi sia-sia. Mengapa disebut sia-sia, karena puasa kita tidak akan mendapatkan pahala, melainkan hanya mendapatkan dahaga saja.

Berikut adalah lafadz niat puasa  Ramadhan :Hukum Membaca Niat Puasa RamadhanHukum mengucapkan niat berpuasa adalah wajib, bisa dibilang puasa kita tidak akan sah jika tidak berniat terlebih dulu. Niat adalah hal awal yang menjadi penentu untuk apa yang kita sedang kerjakan. Seperti sabda Rasulullah SAW, “Sesungguhnya semua amal itu (sah atau tidaknya) tergantung pada niat melakukannya dan setiap orang hanya akan mendapat sesuai apa yang ia niatkan,”.

Dari sini sudah jelas, jika niat memiliki peran penting dalam melakukan suatu ibadah. Berpuasa di bulan Ramadhan merupakan salah satu dari rukun puasa. Oleh sebab itu, bagi umat muslim yang hendak melaksanakan ibadah puasa Ramadhan harus dibarengi dengan niat yang benar agar puasanya mendapatkan keberkahan dan amal ibadah puasanya pun tidak sia-sia.

[ MuhammadKhotib/HD ]

Rate this article!
Tags: