Berikut Adalah Hal-Hal yang Dapat Membatalkan Ibadah Puasa

Berikut Adalah Hal-Hal yang Dapat Membatalkan Ibadah Puasa

HarianDepok.com – Berita – Nasional , Dalam menjalani ibadah puasa tentunya kita sangat berhati-hati dalam melakukan suatu hal, karena kita tidak ingin jika amalan ibadah puasa kita tidak mendapatkan pahala dari Allah SWT. Karena itu kita perlu mengetahui beberapa hal yang dapat membatalkan Puasa, dan harus menghindari apa yang dalam rukun puasa seperti berikut in :

  1. Memasukkan suatu benda secara sengaja ke dalam lubang

Sesuatu yang dapat membatalkan puasa adalah seperti makan, minum serta segala sesuatu yang masuk lewat lubang pada anggota tubuh yang berkesinambungan (mutasil) hingga lambung secara di sengaja, artinya apabila perbuatan itu dilakukan dengan tidak disengaja atau lupa, maka tidak membatalkan puasanya.

Berikut adalah dalil yang menjelaskan makan dan minum dengan tidak disengaja atau lupa itu tidak membatalkan puasa:

Berikut Adalah Hal-Hal yang Dapat Membatalkan Ibadah Puasa

 

 

 

“Siapa yang lupa keadaannya sedang berpuasa, kemudian ia makan dan minum, maka hendaklah ia menyempurnakan puasanya, karena sesungguhnya Allah-lah yang memberikan makanan dan minuman itu”. (Hadits Shahih, riwayat al-Bukhari: 1797 dan Muslim: 1952)

  1. Melakukan Hubungan badan dengan Sengaja.

Hubungan badan baik yang dilakukan oleh pasangan suami isteri atau bukan bisa membatalkan puasanya dengan ketentuan melakukannya dalam keadaan sadar dan secara di sengaja. Suatu perbuatan yang bisa dikatakan hubungan badan dengan batas minimal masuknya khasafah ke dalam farji (vagina), dan jika kurang dari itu maka tidak dikatakan hubungan seksual dan tidak membatalkan puasa. Barang siapa yang melakukan hubunngan badan secara di sengaja ketika menjalani ibadah puasa Ramadhan, sementara malam harinya ia sudah berniat akan menjalankan puasa,

maka orang tersebut  telah berdosa karena sudah merusak ibadah puasa, oleh sebab itu ia diwajibkan untuk mengqadla dan membayar kifarat (memerdekakan budak perempuan mu’min) sebagai hukumannya. Atau boleh menggantinya dengan berpuasa selama dua bulan berurut-urut pada bulan selain bulan Ramadhan, dan jika tidak mampu maka diwajibkan untuk membayar fidyah untuk 60 orang fakir atau miskin. Dan bagi setiap orang miskin mendapatkan satu mud dari makanan yang mencukupi untuk zakat fitrah.

  1. Mengobati Kemaluan dan Dhubur

Pengobatan yang dilakukan pada salah satu dari dua jalan, yakni kemaluan dan dhubur atau kedua-duanya, maka pengobatan yang seperti itu pada orang yang sakit bisa membatalkan puasa.

  1. Muntah Disengaja

Muntah-muntah secara disengaja, dan apabila tanpa disengaja atau karena sedang sakit, maka tidak akan membatalkan puasa seperti keterangan di atas.

Berikut Adalah Hal-Hal yang Dapat Membatalkan Ibadah Puasa

 

Dari Abu Hurairah r.a, menuturkan, sesungguhnya Nabi s.a.w, bersabda: “siapa yang tidak sengaja muntah, maka ia tidak diwajibkan untuk mengganti puasanya, dan siapa yang sengaja muntah maka ia wajib mengganti puasanya”. (Hadits Hasan Gfarib, riwayat al-Tirmidzi: 653 dan Ibn Majah: 1666)

  1. Keluar Air Mani Karena Bersentuhan

Keluarnya air mani yang disebabkan bersentuhan atau tanpa berhubungan badan maka akan membatalkan puasanya, baik keluar dengan menggunakan tangan seorang isteri yang halal ataupun usaha tangan sendiri (mastur basi). Dengan kata lain, apabila keluar air mani tanpa bersentuhan, misalnya seperti bermimpi basah maka puasanya tidak batal.

  1. Haid

Haid merupakan  darah yang keluar dari kemaluan wanita yang sudah menginjak usia baligh. Dengan masa haid paling cepat selam 24 jam, umumnya keluar darah selama satu minggu,paling lama selama 15 hari, serta jarak antara kedua masa haid batas minimal 15 hari. Apabila ada darah yang keluar dari kemaluan wanita dengan cirri-ciri seperti di atas ketika seorang wanita tersebut tengah menjalankan ibadah puasa maka puasanya akan batal.

Berikut Adalah Hal-Hal yang Dapat Membatalkan Ibadah Puasa

 

 

 

“kami (kaum perempuan) diperintahkan untuk mengganti puasa yang ditinggalkan, tetapi tidak diperintahkan untuk mengganti shalat yang ditinggalkan”. (Hadits Shahih, riwayat Muslim: 508)

  1. Nifas

Nifas yakni darah yang keluar dari kemaluan wanita setelah menjalani proses melahirkan dengan rentang waktu maksimal hingga dua bulan juga bisa membatalkan puasanya jika keluar di ketika tengah berpuasa.

  1. Gila

Gila yang terjadi saat seseorang tengah menjalani ibadah puasa, maka puasanya akan batal.

  1. Murtad

Murtad, suatu hal yang dapat menyebabkan seseorang keluar dari islam. Misalnya dengan melakukan pengingkaran akan adanya keberadaan Allah SWT sebagai dzat tunggal, ketika ia tengah menjalani ibadah puasa, maka puasanya akan batal.

[ TaufikHidayat/HD ]

Tags:
author

Author: 

Writer and Author In HarianDepok