Proyek CBD, Cinere, Depok Mendapatkan Penolakan Dari Warga dan Walhi, Jakarta

Proyek CBD, Cinere, Depok Mendapatkan Penolakan Dari Warga dan Walhi, Jakarta

HarianDepok.com – Berita – Cinere , Proyek Pembangunan Superblok Kawasan Multifungsi Cinere Business District (CBD) yang dikerjakan oleh PT. Megapolitan mendapatkan penolakan dari warga dan Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Jakarta. Penolakan tersebut ditenggarai karena proyek pembangunan tersebut dapat merusak lingkungan hidup serta mengganggu struktural resapan air di kota Depok.

Diketahui proyek CBD yang saat ini masih terus dikerjakan oleh PT. Megapolitan tersebut rencananya akan membangun sejumlah gedung yang akan digunakan sebagai apartemen dan Citiwalk yang berlokasi di Jalan Merawan Cinere, Depok, Jawa Barat, dengan kapasitas apartemen sebanyak 800 unit dengan 18 lantai dan ditambah dengan kamar hotel  sebanyak 176 kamar diatas gedung berlantai 11 serta 56 ruko.

Hal ini langsung mendapatkan perlawanan dari warga dan Walhi, Jakarta yang menganggap bahwa proyek pembangunan tersebut akan berdampak buruk terhadap lingkungan hidup sekitar dan ekosistem yang ada. “Kami menilai pembangunan ini akan berdampak negatif terhadap lingkungan hidup dan ekosistem yang ada,” ungkap Prasetyo, Warga Pangkalan Jati, Depok, Sabtu (13/06/2015).

Menurutnya lokasi pembangunan yang saat ini akan dikembangkan oleh pihak pengembang adalah salah satu lokasi resapan air wilayah kota Depok yang tercatat di dalam lampiran peta wilayah kota Depok sebagai wilayah mata air dan danau.

Jika rencana proyek pembangunan tersebut tidak dicegah maka akan berdampak kepada berkurangnya wilayah resapan air yang dapat menyebabkan terjadinya banjir di Depok dan di Jakarta.”kami sangat khawatir tentang pengalihan fungsi lahan resapan air ini. Karena jika masih terus dilanjutkan pengerjaannya maka akan berdampak berkurangnya lahan resapan sehingga jika musim penghujan tiba air akan meluap dan berpotensi menjadi banjir di Depok dan Jakarta”terangnya.

Oleh sebab itu upaya Walhi, Jakarta terhadap penolakan tersebut masih terus dilakukan. Dengan berlandaskan Undang Undang No.32 tahun 2009 tentang lingkungan hidup mereka akan terus berjuang untuk mempertahankan lahan resapan air ini agar tidak dialihfungsikan menjadi lahan lahan komersil yang hanya menguntungkan beberapa pihak saja.(Izl)

[AndriIdaman/HD]

Tags:
author

Author: 

"Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.” (Internet Marketers & Publisher)