Menjelang Bulan Ramadhan, Pemkot Depok Larang Cafe Dan Tempat Hiburan Malam Lain Diwilayahnya Beroperasi

Menjelang Bulan Ramadhan, Pemkot Depok Larang Cafe Dan Tempat Hiburan Malam Lain Diwilayahnya Beroperasi

HarianDepok.com – Berita , Rencana pemerintah kota Depok untuk menertibkan tempat tempat hiburan malam diwilayahnya mendapatkan dukungan penuh dari masyarakat dan umat islam se kota Depok. Rencana penutupan tempat tempat hiburan malam tersebut dilakukan semata mata untuk menghormati umat islam yang sebentar lagi akan menjalankan ibadahnya di bulan suci Ramadhan yang jatuh pada pertengahan Juni 2015 ini.

Pemerintah Kota (Pemkot) Depok dalam rencananya tersebut menghimbau kepada seluruh tempat tempat hiburan yang beroperasi di wilayahnya ini untuk melakukan penutupan sementara selama tiga hari menjelang bulan puasa dan tiga hari setelah hari raya.

Wakil Walikota Depok, Idris Abdul Shomad mengatakan bahwa himbauan yang dikeluarkan oleh pihaknya ini diminta untuk dapat dipatuhi dan segera dilaksanakan. “Mengingat sebentar lagi bulan suci Ramadhan akan tiba, jadi dimohon kepada seluruh pengelola tempat tempat hiburan malam untuk dapat menutup tempatnya selama bulan puasa berlangsung,” terang Idris, Sabtu (13/06/2015).

“Walaupun sifatnya hanya himbaun, namun kami berharap para pengelola tempat hiburan untuk dapat mematuhinya. Untuk lebih menguatkan himbauan itu, dalam waktu sekat ini akan kami tingkatkan statusnya menjadi maklumat” tegasnya.

Di lain pihak, Kapolresta Depok, Ajun Komisaris Besar Polisi, Dwiyono mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan pengawasan serta menindak tegas terhadap tempat tempat hiburan malam yang tidak mengindahkan himbauan tersebut. “Jumlahnya saya tidak ingat, namun akan kami awasi terus dengan melakukan patroli secara berkala. Jangan sampai ada sweeping sepihak,” terangnya.

Selain mengawasi tempat hiburan malam yang beroperasi di wilayah hukumnya, Dwiyono pun juga menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam rangka memberantas minuman keras di kota Depok. “Jika ada yang kedapatan menjual miras segera laporkan ke Polsek terdekat. Jika tidak digubris laporkan langsung ke saya,” ujar Dwiyono

Tak hanya pihak kepolisian dan pemerintah daerah saja yang bergerak, namun Front Pembela Islam (FPI) Depok pun selaku Organisasi Masyarakat yang berlandaskan ajaran islam ini ikut bergerak untuk tetap melakukan pengawasan terhadap tempat tempat hiburan malam di wilayah kots Depok.

Ketua Front Pembela Islam (FPI) kota Depok, Habib Idrus Al Gadri mengatakan meskipun larangan beroperasi selama ramadhan sudah diedarkan kepada seluruh tempat tempat hiburan di Depok, namun pihaknya akan terus memantau dan mengawasinya. “Kami minta semua tempat hiburan malam ditutup. Ini demi kekhusyukan umat islam dalam menjalankan ajarannya di bulan suci ramadhan,” ungkapnya.

Meski anggotanya diterjunkan untuk mengawasi tempat tempat hiburan yang ada, namun pihaknya akan tetap menghormati hukum yang ada dengan tidak melakukan aksi sweeping secara sepihak. “Kita serahkan semuanya kepada pihak yang berwenang, namun jika hal itu tidak ditanggapi, jangan salahkan kami jika masyarakat turun langsung ke jalan untuk membenahinya,” tandas Idrus.(Izl)

[AndriIdaman/HD]

Tags:
author

Author: 

"Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.” (Internet Marketers & Publisher)