Pemimpin Adat Minta Denda 10 Kerbau Pada Turis Yang Berfoto Telanjang di Gunung Kinabalu

Pemimpin Adat Minta Denda 10 Kerbau Pada Turis Yang Berfoto Telanjang di Gunung Kinabalu

HarianDepok.com – Berita – Internasional , Eleanor Hawkins yang merupakan  salah seorang turis yang berfoto tanpa busana di gunung Kinabalu beberapa waktu lalu, tidak menyangka jika keisengan yang ia lakukan bersama beberapa turis lainnya akan berdampak serius. Selain dianggap telah menodai Gunung Kinabalu dengan berfoto tanpa busana di lokasi keramat tersebut, mereka juga dituding penyebab terjadinya gempa 6 skala Richter yang menewaskan 18 orang pendaki.  Wanita 24 tahun asal Derby, Inggris itu ditangkap di Bandara Sabah pada Rabu (10/06/2015), ketika ia mencoba terbang ke Ibu kota Malaysia, Kuala Lumpur.

Pemimpin adat setempat pada Rabu (10/06/2015) malam dilaporkan meminta para turis untuk membayar ‘sogit’ atau denda berupa 10 kerbau. Jika tidak bersedia mereka akan dipenjara.’ Tindarama Aman Sirom Simbuna yang merupakan pemuka adat mengatakan, “para turis yang memicu kemarahan penjaga gunung harus menebus kesalahan mereka dengan membayar sogit, dalam bentuk 10 kerbau betina atau jantan.”

Penduduk setempat meyakini, bahwa Gunung Kinabalu merupakan tempat beristirahat bagi para arwah. Ketika ia duduk sebagai tahanan polisi di Sabah, Eleanor mengaku sangat menyesali perbuatannya. Eleanor pun terancam dipenjara selama 3 bulan  atas tuduhan cabul tersebut. Eleanor merupakan salah satu tersangka dari lima orang yang ditahan. Empat lainnya adalah Danielle (23) dan adiknya Lindsey Petersen (22), keduanya adalah turis asal Belanda.

Dan yang terakhir adalah Emil Kaminski, turis asal Kanada berusia 33 tahun yang dianggap sebagai pemandu kelompik tersebut. Kelimanya diduga menjadi bagian dari 10 turis yang berpose tanpa busana di Gunung Kinabalu pada 30 Mei 2015 lalu. Dalam foto tersebut turis pria sama sekali tidak memakai pakaian, sedangkan turis wanita hanya melepas busana bagian atas. Foto-foto mereka pun menyebar di dunia maya.

[ MuhammadKhotib/HD ]

Tags: