Puluhan Warga Kota Depok Dilarikan Ke Rumah Sakit Akibat Keracunan Makanan

Sebanyak 21 orang langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat setelah mengalami gejala mual mual yang disertai pusing kepala setelah mengkonsumsi makanan sisa yang dibagikan usai acara wisuda siswa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Nurul Iman yang berlokasi di Kelurahan Ratujaya, Cipayung, Depok

HarianDepok.com – Berita – Cipayung , Sebanyak 21 orang langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat setelah mengalami gejala mual mual yang disertai pusing kepala setelah mengkonsumsi makanan sisa yang dibagikan usai acara wisuda siswa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Nurul Iman yang berlokasi di Kelurahan Ratujaya, Cipayung, Depok. Dugaan sementara penyebab terjadinya 21 orang mengalami hal tersebut adalah lauk telur balado yang sudah kadaluwarsa.

Lurah Ratujaya, Achmad Subandi saat diklarifikasi kebenaran mengenai keracunan puluhan warganya setelah memakan makanan nasi kotak sisa acara wisuda PAUD di daerahnya mengatakan bahwa, memang benar adanya musibah yang menimpa puluhan warganya tersebut.

“Betul mas, para korban yang saat ini sedang dalam perawatan instensif di rumah sakit ini diakibatkan karena keracunan makanan sisa acara Wisuda PAUD. Berat dugaan penyebab keracunannya adalah telur balado,” terangnya kepada media, kamis (11/06/2015).

Dari 21 korban yang dirujuk ke rumah sakit diantaranya adalah anak anak dan orang dewasa. Semua korban tersebut saat ini masih dalam penanganan dokter.” Saya sudah menjenguk dan melihat kondisi para korban serta meminta keterangan dari mereka penyebab dari musibah keracunan ini bisa terjadi,” jelasnya.

Kini semua sampel barang bukti telah dikirimkan ke Dinas Kesehatan kota Depok untuk diteliti kebenarannya.”sudah kita kirim ke Dinas Kesehatan, untuk dicari penyebab pastinya keracunan itu timbul dari apa,” terangnya.

Di lain pihak, Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok, Lies Karnawati mengaku telah mengambil beberapa sampel makanan yang diduga sebagai penyebab terjadinya puluhan warga terserang musibah keracunan.”sudah kita ambil dan kita teliti, namun untuk hasil tesnya masih belum diketahui,” terang Lies.

Lies menduga bahwa musibah keracunannya puluhan warga diakibatkan karena para korban mengkonsumsi makan makanan yang sudah basi sehingga bakteri bakteri jahat ikut masuk kedalam tubuh yang menyebabkan terjadinya keracunan. Melihat dari kejadian ini, Lies menghimbau kepada seluruh masyarakat kota Depok untuk lebih selektif lagi dalam mengkonsumsi dan membeli makan makanan.

“Kita tunggu hasil laboratorium dua sampai tiga minggu kedepan, setelah itu hasilnya baru dapat diketahui dengan jelas penyebab keracunan tersebut,” ucapnya.(Izl)

[AndriIdaman/HD]

Tags:
author

Author: 

"Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.” (Internet Marketers & Publisher)