Umat Yahudi Dan Muslim Inggris Kerja Sama Bikin Resto Bagi Warga Miskin

Umat Yahudi Dan Muslim Inggris Kerja Sama Bikin Resto Bagi Warga Miskin

HarianDepok.com – Internasional , Kebanyakan orang menganggap jika Yahudi dan Muslim tidak bisa kerja sama dan lebih senang bermusuhan. Melihat dari pemberitaan yang dilansir Huffington Post, Selasa (09/06/2015), kedua kelompok beragama yang dicitrakan tidak pernah akur ini terbukti sangat kompak ketika menciptakan racikan dapur bersama demi mengatasi kelaparan di Kota Nottingham, Inggris. Salaam Shalom atau yang dikenal dengan Sash merupakan sebuah gerakan dari kelompok Yahudi Nottingham Liberal Synagogue.

Kelompok ini yang menjadi penggagas dapur umum tersebut, kemudian menggandeng kelompok muslim Himmah untuk melakukan bakti sosial mulai minggu lalu. Dapur umum ini didirikan di sebuah ruang bawah tanah sebuah gereja di Distrik Hyson Green. Para relawan pun terdiri dari berbagai kalangan, tua-muda, hingga anak-anak. “Hingga rabu lalu, sejak dibuka pada 20 Mai 2015 acara ini sudah melibatkan sebanyak 70 relawan. Acara ini tercipta berkat semakin kuatnya jalinan persaudaraan antara komunitas Yahudi dan kaum muslim Himmah di kota ini,” ucap Karen Worth, Ketua Pelaksana.

Kegiatan makan-makan ini sangat baik dalam mempererat hubungan antar kelompok, dan saling mengenal satu sama lain. “Kehadiran kami akan menghilangkan stigma negatif anti-yahudi maupun anti-muslim yang tengah ramai di Inggris sejak setahun silah. Nottingham akan menjadi ‘rumah’ bagi kami, dan dalam momen berbahagia ini, kami akan menyerukan harapan soal nilai kebersamaan,” ujar Sajid Mohammad, Ketua Kelompok Himmah kepada Nottingham Post.

Seperti yang diiketahui, berdasarkan data badan pusat statistik Inggris, kota Nottingham merupakan kota miskin dengan angka pengangguran terbesar pada tahun 2013. Ada sebanyak 30 persen penduduk merupakan anak muda produktif yang tidak terserap pasar kerja, dan ibu rumah tangga tapi tidak memiliki penghasilan tetap.

[ MuhammadKhotib/HD ]

Tags: