Operasi Patuh Jaya dan Pandu Jaya digelar Kepolisian Kota Depok

Operasi Patuh Jaya dan Pandu Jaya digelar Kepolisian Kota Depok

HarianDepok.com – Cilodong – Grand Depok City , Operasi gabungan yang dilakukan oleh pihak kepolisian kota Depok dan bekerjasama dengan instansi instansi terkaitnya membuahkan dua operasi yaitu operasi Patuh Jaya dan Operasi Pandu Jaya yang serentak dilakukan di kawasan Grand Depok City pada Selasa (09/06/2015).

Dalam kedua operasi yang sengaja digelar oleh pihak kepolisian kota Depok ini, sebanyak 218 pelanggar dikenakan sanksi tilang karena tidak melengkapi surat surat mengemudi. Dan sekitar 10 pelanggar mendapatkan tindakan tegas berupa penahanan kendaraannya karena tidak bisa memperlihatkan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).

Kepala Unit Dikyasa Satlantas kota Depok, Ramlan mengatakan bahwa operasi yang digelar kali ini dikawasan Grand Depok City ini mengerahkan kekuatan kepolisian sebanyak 34 personil serta lima perwira.” Ya, operasi ini kami menerjunkan sebanyak 34 personil dan lima perwira untuk menindak para pelanggar yang ada di Grand Depok City ini,” ujarnya.

Di lain pihak, Kanit Samsat Depok, AKP B Suedi saat dikonfirmasi mengenai operasi tersebut mengatakan bahwa operasi Patuh Jaya dan operasi Pandu Jaya kali itu sengaja digelar yang dimaksudkan untuk menyadarkan masyarakat agar lebih peduli terhadap keamanan dan kenyamanan dalam berlalu lintas. Selain itu, pada operasi tersebut pihaknya juga telah mempersiapkan tempat untuk memperpanjang STNK bagi para pelanggar yang kedapatan belum memperpanjang STNK nya.

Dari hasil kedua operasi tersebut, pihak kepolisian kota Depok berhasil mengamankan serta memberikan himbauan kepada 60 pelanggar yang belum memperpanjang surat kendaraannya agar segera melakukan perpanjangan di tempat yang sudah disediakan. Jika memang si pelanggar masih tetap belum bisa melaksanakan hal tersebut di tempat operasi, maka akan diberikan himbauan untuk memperpanjang surat surat kendaraannya ke Samsat terdekat secepatnya.

“Kami memang menghimbau kepada para pelanggar untuk bisa memproses surat kendaraannya langsung di tempat, tempatnya sudah kami sediakan,” ungkapnya.

“Selain bisa menyadarkan masyarat untuk lebih tertib lagi dalam berlalu lintas, kedua operasi tersebut juga bisa mendongkrak pemasukan pendapatan daerah,” tegasnya.(Izl)

[MuhammadKhotib/HD]

Tags: