Wow! Biaya Pemeliharaan Balaikota Depok Dianggarkan Sebesar 3 Miliar Rupiah

Biaya Pemeliharaan Balaikota Depok Dianggarkan Sebesar 3 Miliar Rupiah

HarianDepok.com – Berita , Biaya yang digelontorkan untuk pemeliharaan gedung Balaikota Depok saat ini terbilang cukup fantastis, bayangkan saja pemerintah kota (Pemkot) Depok menyiapkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) nya sebesar Rp.3 miliar hanya untuk biaya pemeliharaan Balaikota.

Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah Pemkot Depok, Manto saat dikonfirmasi mengenai perihal tersebut mengatakan bahwa memang benar adanya bahwa dana tersebut ditujukan untuk pemeliharaan Balaikota. Namun saat ini, dana tersebut tidak hanya digunakan untuk pemeliharaan saja, tapi digunakan juga untuk membuat Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang sebelumnya dijadikan sebagai kantin menelan biaya sebesar Rp.900 juta.

“Beralih fungsinya kantin menjadi RTH dimaksudkan untuk dijadikan lahan resapan air dan taman kota sehingga tatanan kota bisa lebih baik daripada sebelumnya yang semrawut,” ujarnya, Selasa (08/06/2015).

Tak hanya itu saja, dana yang digunakan dari anggaran pemeliharaan Balaikota sebesar Rp.900 juta digunakan juga untuk membangun unit pengolahan sampah. Jadi dana yang disiapkan oleh Pemerintah Kota Depok untuk biaya pemeliharaan Balaikota sebesar Rp.3 miliar tersebut bukan saja digunakan untuk pemeliharaan Balaikota, namun digunakan juga untuk keperluan yang lain.

Dalam mekanismenya, pemeliharaan Balaikota Depok ini telah dikolomkan sedemikian rupa sehingga pengalokasian dana pemeliharaan menjadi teratur dan dengan menunjuk rekanan pemerintah sebagai pelaksana di lapangannya. Seperti galnya dana untuk pemeliharaan lift dan Generator Setting (Genset) per tiga bulan sekali yang sudah dialokasikan sebelumnya semenjak anggaran biaya pemeliharaan diajukan.

“Semua perbaikan dan pemeliharaan yang menelan biaya dibawah Rp.200 juta masih bisa dilakukannya, namun jika lebih tinggi daripada itu maka akan menjadi tanggung jawab Dinas Tata Ruang dan Pemukiman (Distarkim) sepenuhnya,” ujarnya.

Di lain pihak, Kepala Dinas Tata Ruang dan Pemukiman (Distarkim) kota Depok, Kania Parwanti saat diklarifikasi mengenai hal tersebut oleh media mengatakan bahwa memang benar anggaran yang digelontorkan oleh Pemkot Depok sebesar Rp.3 miliar memang ditujukan untuk pemeliharaan Balaikota, namun dana tersebut tidak difokuskan ke Balaikota saja tapi ke yang lainnya seperti pembangunan RTH. Saat ini, pihaknya sedang berfokus kepada perawatan gedung Dibaleka 1 yang dalam perawatannya ditaksir mencapai hingga Rp.1 miliar.

Angka tersebut tidak hanya keluar begitu saja, namun angka tersebut mengacu kepada evaluasi yang dilakukannya sejak tahun lalu dan memang sudah disetujui pula oleh pejabat yang berwenang. “Memang terlihat besar sekali anggaran itu, tapi jika melihat kerusakan dan biaya tenaga serta alat alat yang digunakan angka tersebut menjadi angka yang masih dianggap sesuai karena dilandasi dengan kebutuhan dan bukan dari asal tembak saja,” terangnya.(Izl)

[AndriIdaman/HD]

Tags:
author

Author: 

"Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.” (Internet Marketers & Publisher)