Kota Depok Mendapatkan Quota Haji Sebanyak 1.293 Orang

Kota Depok Mendapatkan Quota Haji Sebanyak 1.293 Orang

HarianDepok.com – Berita , Meningkatnya permintaan oleh masyarakat untuk dapat berangkat ke tanah suci Mekah dalam rangka menjalankan rukun islam yang ke lima ini membuat seluruh daerah daerah di seluruh Indonesia dibatasi. Hal ini disebabkan oleh adanya pembatasan kunjungan dari pemerintah arab karena masih kurangnya sarana dan prasana penunjang.

Di kota Depok, pada tahun 2015 ini mendapatkan jatah pemberangkatan haji sebanyak 1.293 orang. Hal tersebut mengalami pelonjakan dari tahun sebelumnya yang hanya berjumlah sekitar 1.185 orang saja.

Kepala Seksi (Kasi) Penyelenggaraan Haji Kementerian Agama (Kemenag) kota Depok, Hasan Basri mengatakan bahwa memang tahun 2015 ini kuota haji yang diperolehnya dari pemerintah pusat sebesar 1.293 orang, hal ini lebih baik ketimbang tahun kemarin yang hanya bisa memberangkatkan haji sebanyak 1.185 orang saja. “Tahun ini calon haji yang berasal dari kota Depok meningkat beberapa persen dari tahun kemarin dan alhamdulillah, quotanya pun bertambah,” ujarnya ,Selasa (09/06/2015).

Meski kota Depok bisa mendapatkan jatah quota lebih besar dari tahun kemarin, pada pemberangkatan haji untuk tahun ini dinilai lebih selektif dan ketat dalam persyaratannya. Untuk para calon haji yang ingin berangkat ke tanah suci diperkirakan baru bisa berkunjung ke sana dan menjalani ibadah hajinya kisaran 5 hingga 16 tahun kedepan, itupun setelah lulus uji kesehatan dan kelayakan.

“Untuk permasalahan biaya pengurusan surat surat seperti paspor perjalanan haji, pemerintah kota hanya akan menanggung biaya pengurusan paspor tersebut saat para calon haji mengurus paspornya pada tanggal 01 Januari 2015 saja, lewat dari tanggal itu, para calon haji akan menanggung sendiri biaya pembuatan paspor. Bagi yang gagal menunaikan ibadah haji dikarenakan ada satu halangan, maka uang perjalanan dan yang lainnya akan dikembalikan lagi secara utuh tanpa ada potongan apapun,” terangnya.

Persyaratan yang telah diberlakukan untuk para calon jamaah haji tahun 2015 ini akan diharuskan menyetor terlebih dahulu dengan cara menabung dengan syarat saldo awal sebesar Rp.25 juta. Hal ini boleh dilakukan dengan cara menyetor tunai ataupun dengan cara mentransfer dari rekening lain.

Selain itu, para calon haji juga wajib melampirkan foto kopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK) serta melampirkan surat keterangan domisili. Tak kalah pentingnya, para calon haji pun juga diwajibkan menyertakan dokumen dokumen penting seperti ijazah terakhir serta kartu keterangan sehat.

Data data tersebut memang sengaja diwajibkan untuk disertakan sebagai persyaratan untuk berangkat haji demi meminimalisir hal hal yang tidak diinginkan saat pelaksanaan haji di tanah suci. Banyaknya para calon haji yang menyembunyikan penyakitnya saat pengecekan kesehatan di tanah air membuat panitia pelaksana haji harus lebih berhati hati, jangan sampai hal tersebut bisa terulang lagi.(Izl)

[AndriIdaman/HD]

Tags:
author

Author: 

"Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.” (Internet Marketers & Publisher)