Mulai 2 Juli, Depok Resmi Membuka PPDB Online

Mulai 2 Juli, Depok Resmi Membuka PPDB Online

HarianDepok.com – Berita , Pada tanggal 2 sampai 8 Juli 2015 mendatang, Kota Depok  secara resmi akan membuka Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SD, SLTP dan SLTA tahun ajaran 2015/2016 secara online. Hal tersebut dinyatakan dalam Surat Keputusan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok Nomor 421/2067/Disdik Tahun 2015, tentang Petunjuk Teknis PPDB Pada TK, SD, SMP, SMA, dan SMK Negeri di Kota Depok untuk tahun pelajaran 2015/2016. Herry Pansila, Kepala Dinas Pendidikan Depok dalam surat keputusannya-

menyebutkan bahwa pendaftaran peserta didik baru untuk SD, SLTP dan SLTA negeri di Depok secara online ini, akan dibagi menjadi dua kategori. Pertama, adalah kategori pendaftaran untuk lintas zona, yang akan mulai dibuka pada 2 Juli hingga 3 Juli 2015. Herry menjelaskan, dalam lintas zona ini pendaftaran hanya diperuntukkan untuk siswa atau peserta didik yang tinggal di wilayah barat, tapi memilih sekolah di wilayah timur atau sebaliknya. Ia melanjutkan, pembagiannya dari kawasan Barat meliputi Kecamatan Beji, Pancoran Mas, Cipayung, Cinere, Limo, Bojong Sari dan Sawangan.

Sedangkan  kawasan timur meliputi Kecamatan Cilodong, Sukmajaya, Tapos dan Cimanggis. Sementara untuk kategori kedua, pendaftaran untuk zona yang akan dibuka mulai 6 Juli hingga 8 Juli 2015. “Waktu pendaftaran ini untuk peserta didik yang memilih sekolah di satu zona dimana dirinya tinggal,” ujar Herry. Laman untuk pendaftaran online adalah di situs www.depok.siap-ppdb.com. Selain itu, persyaratan yang harus dibawa ke sekolah tujuan antara lain surat tanda kelulusan dari sekolah asal yang sudah dilegalisir, fotokopi peserta ujian, fotokopi KK (Kartu Keluarga).

“Semua berkas diserahkan kepada sekolah yang akan dituju,” ucapnya. Dalam surat keputusan petunjuk teknis Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun pelajaran 2015/2016 itu juga terdapat aturan kuota peserta didik bagi anak berkebutuhan khusus (ABK), keluarga miskin, dan lainnya. Kuotanya adalah sebagai berikut. Dimana ABK dan keluarga miskin sebanyak 20 persen dari daya tampung sekolah. Dan siswa berprestasi sebanyak 5 persen dari daya tampung.

Sementara ntuk siswa luar Provinsi Jawa Barat sebanyak 1 persen dari daya tampung, untuk SMA dan SMK. Sedangkan bagi siswa luar Kota Depok dalam Provinsi Jawa Barat sebanyak 5 persen dari daya tampung untuk SMK dan SMA, serta sebanyak 1 persen dari daya tampung untuk SMP. “Untuk lintas zona kuota sebanyak 10 persen dari daya tampung. Dalam Zona sebanyak 58 persen dari daya tampung untuk SMA/SMK, dan sebanyak 62 persen dari daya tampung untuk SMP,” terangnya.

[ TaufikHidayat/ HD ]

Tags:
author

Author: 

Writer and Author In HarianDepok