Kejati Tetapkan Dahlan Iskan Tersangka Korupsi Gardu Listrik

Kejati Tetapkan Dahlan Iskan Tersangka Korupsi Gardu Listrik

HarianDepok.com – Berita – Nasional , Dahlan Iskan, selaku mantan Menteri BUMN dan Direktur Utama PT Perusahaan Listrik Negara Kejaksaan Tinggi Jakarta telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi terhadap pembangunan 21 gardu induk di Jawa, Nusa Tenggara , dan Bali pada tahun 2011-2013. Dalam jumpa pers pada Jumat (05/06/2015)sore, Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta Adi Toegarisman mengatakan,

“Berdasarkan dua alat bukti, tim penyidik menyatakan bahwa saudara Dahlan Iskan sudah memenuhi syarat untuk menjadi tersangka,” ujarnya. Menurut Kepala Kejati Jakarta, Dahlan ditetapkan sebagai tersangka dalam posisi sebagai kuasa pemakai anggaran dalam kasus dugaan korupsi pembangunan 21 gardu induk tersebut. Ketika kasus dugaan korupsi ini terjadi, Dahlan Iskan saat itu tengah menjabat sebagai Direktur Utama PT Perusahaan Listrik Negara.

Dahlan Iskan sebelumnya  telah menjalani pemeriksaan oleh tim penyidik kejaksaan pada Kamis (04/06/2015) dan resmi ditetapkan sebagai tersangka pada Jumat (05/06/2015) ini. Meskipun sudah ditetapkan sebagai tersangka, namun Dahlan Iskan tidak ditahan. Pasalnya, dia akan kembali diperiksa oleh Kejati pada pekan depan.  Setelah selesai melakukan pemeriksaan, Dahlan enggan menanggapi pertanyaan wartawan terkait kasus yang menyeretnya menjadi  tersangka.

“Tanya aja jaksa,” ucapnya tertawa sambil menuju kendaraan pribadinya. Kejaksaan sejauh ini sudah menetapkan 15 tersangka, dan di antara mereka ada sembilan orang yang merupakan petinggi PLN cabang Jawa, Nusa Tenggara, dan Bali serta para petinggi rekanan. Kejaksaan sebenarnya sudah mengusut kasus ini sejak Juni 2014 lalu usai menerima laporan audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) terhadap proyek senilai Rp1,06 triliun ini.

BPKP dalam auditnya menyebutkan bahwa proyek tersebut diduga merugikan negara hingga sebesar Rp 33 miliar. Menurut Kejaksaan, penyimpangan ditemukan saat dilakukan penandatanganan kontrak pembangunan gardu induk pada tahun 2011 lalu, namun lahannya masih belum dibebaskan. Sampai tenggat proyek berakhir pada 2013, hanya ada lima gardu yang bisa dibangun oleh pihak rekanan PT PLN.

Dahlan Iskan menjadi figur keempat dalam Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II ketika dalam pimpinan Susilo Bambang Yudhoyono yang ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus korupsi. Sebelumnya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan tiga sosok sebagai tersangka ketika mereka masih menjabat sebagai menteri, yakni diantaranya seperti Menpora Andi Alfian Mallarangeng, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik, dan Menteri Agama Suryadharma.

[ TaufikHidayat/HD ]

Tags:
author

Author: 

Writer and Author In HarianDepok