Puluhan Pabrik Tahu di Depok, Buang Limbah Ke Aliran Sungai Ciliwung

Puluhan Pabrik Tahu di Depok, Buang Limbah Ke Aliran Sungai Ciliwung

HarianDepok.com – Berita , Badan Lingkungan Hidup (BLH) kota Depok dalam investigasinya terhadap keruhnya serta berbaunya aliran sungai Ciliwung saat ini menduga hal tersebut diakibatkan oleh adanya pembuangan limbah industri oleh puluhan  pabrik tahu yang beroperasi di wilayah kota Depok.

Kepala Sub Bidang Pengawasan Air san Udara, BLH kota Depok, Yukiman Ibrahim saat dikonfirmasi oleh rekan media di lapangan mengatakan, pembuangan limbah ke aliran sungai Ciliwung yang dilakukan oleh puluhan pabrik tahu yang beroperasi di bantaran sungai menjadi salah satu penyebab keruh dan berbaunya aliran sungai tersebut.

Hal ini jelas menjadi faktor menurunnya ekosistem lingkungan. “Karena banyaknya limbah industri yang dibuang ke sungai Ciliwung saat ini, membuat ekosistemnya menjadi terganggu. Banyak sekali ikan ikan yang mati hanyut terbawa aliran sungai akibat limbah industri,”

Tak hanya ekosistem lingkungan saja yang terganggu, namun pencemaran tersebut mengakibatkan timbulnya penyakit penyakit baru sehingga bisa membahayakan kesehatan masyarakat sekitar. Jika tidak ditangani segera dengan serius, maka akan berdampak kepada timbulnya rangkaian permasalahan baru nantinya.

Menurut informasi yang didapat, para pelaku pembuang limbah tersebut membuang limbah bekas industrinya dilakukan pada dini hari sehingga hal ini tidak terpantau oleh petugas. Ditambah lagi ketiadaan kolom kolom pengolahan limbah yang belum tersedia sehingga memaksa para pelaku usaha tahu terpaksa membuang limbahnya ke aliran sungai.

Untuk mengantisipasi hal itu terjadi secara terus menerus, dalam waktu dekat ini, Yukiman akan melakukan rencana pembangunan  instalasi pengolahan limbah di Depok. “Ya, kami akan segera membangun tempat pengelolaan limbah,”. Ujarnya.

Tak hanya itu saja, Yukiman pun dalam waktu dekat ini akan segera melakukan pemanggilam terhadap puluhan pengrajin tahu guna diberikan himbauan serta pengarahan dalam mengelola sampah industri tersebut. Jika hal itu sudah dilaksanakan, para pengusaha akan diberikan materi mengenai limbah tersebut. “Kalau masih membandel, pihaknya dengan dibantu Dinas Perindustrian  dan akan segera mencabut izin usahanya,” ungkap Yukiman.

Di lain hal, biaya untuk membangun tempat pengolahan limbah industri ini, akan dilakukan secara patungan dengan melibatkan para pengusaha tahu dan pihak BLH kota Depok. Jadi nantinya, hasil limbah yang dihasilkan oleh puluhan pabrik tahu ini bisa dikelola dengan baik tanpa harus merusak ekosistem lingkungan yang ada serta tidak membebani salah satu pihak juga.

Di lain pihak, Ketua Komunitas Ciliwung Depok, Taufik DS menyatakan, telah siap untuk  membantu BLH dalam mengawasi aliran sungai Ciliwung Depok. “Kami akan terus mendukung langkah langkah BLH dalam memerangi sampah dan limbah yang mencemari aliran sungai Ciliwung,”. Jelasnya.(Izl)

[AndriIdaman/HD]

Tags:
author

Author: 

"Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.” (Internet Marketers & Publisher)