Pelaku Penelantar Anak Terancam Dijerat 15 Tahun Penjara

Pelaku Penelantar Anak Terancam Dijerat 15 Tahun Penjara

ilustrasi

HarianDepok.com – Berita – Nasional , Menurut Erlinda, yang merupakan Sekretaris Jenderal Komisi Perlindungan Anak Indonesia menyebutkan, Utomo Purnomo dan Nurindria  orangtua yang diduga menelantarkan anak-anak-nya diduga dapat dijerat hukuman maksimal 15 tahun penjara. Hukuman tersebut menanti mereka jika unsur-unsur pelanggaran terbukti memang telah dilakukan keduanya. “Mereka akan terjerat hukuman maksimal 15 tahun penjara dan minimal 5 tahun,” ucap Erlinda di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (15/05/2015).

Utomo dan Nurindria saat ini masih diperiksa dan berstatus sebagai terlapor. ?Dalam kasus ini, KPAI lah yang menjadi pelapor. Ada beberapa pasal yang akan menjerat Utomo dan Nurindria jika keduanya terbukti telah melakukan penelantaran dan tindak kekerasan terhadap anak-anak kandung mereka sendiri. Pasal-pasal tersebut misalnya seperti Pasal 76B dan 76C? Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Pasal 76B berbunyi, “S?etiap orang dilarang menempatkan, membiarkan, melibatkan, menyuruh melibatkan anak dalam situasi perlakuan salah dan penelantaran.” Sedangkan Pasal 76C ?yang berbunyi, “Setiap orang dilarang menempatkan, membiarkan, melakukan, menyuruh melakukan, atau turut serta melakukan kekerasan terhadap anak.” Erlina menambahkan, “Bisa juga dikenakan KDRT (kekerasan dalam rumah tangga) Pasal 44 dan 45,”.

Kedua pasal yang tercantum dalam UU Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga tersebut memang ?mengatur hukuman pidana penjara minimal lima tahun bagi penyiksa  dan penelantar anak. Saat ini KPAI juga sedang menunggu hasil visum oleh Sub Direktorat Kekerasan Anak dan Wanita Polda Metro Jaya terhadap  D, anak pasangan Utomo dan Nurindria.? “D memang sangat tertekan dan secara fisik pun ada beberapa luka yang kami lihat dengan kasat mata,” ucap Erlina.

Petugas Sub Direktorat Kejahatan dengan Kekerasan Polda Metro Jaya pada Kamis kemarin (15/05/2015), berhasilkan mengamankan lima orang anak dari Perumahan Citra Gran Cibubur, Cluster Nusa Dua Blok E8 Nomor 37, Jakarta Timur. Salah seorang dari lima anak tersebut, berinisial D yang masih berusia 8 tahun, benar-benar ditelantarkan oleh orangtuanya. Ia dilarang masuk ke rumah lebih dari sebulan sehingga ia berkeliaran di sekitar kompleks.

Ketika polisi dan KPAI mendobrak masuk ke rumah tersebut, di dalamnya terdapat empat anak dan seorang Wanita. Wanita tersebut adalah Nurindria Sari, ibu dari anak-anak yang ditelantarkan tersebut. Ketika pendobrakan dilakukan, mobil Honda Odyssey dan BMW tengah terparkir di depan rumah. Setelah mendapatkan informasi dari masyarakat terkait dugaan penelantaran oleh orangtua mereka, Polda Metro Jaya pun langsung mengevakuasi anak-anak tersebut.

Menurut salah seorang tetangga mengatakan, bahwa  keluarga itu sudah mengontrak selama 5 tahun di rumah tersebut. Penghuni rumah itu jarang terlihat beraktivitas pada siang hari. Mereka pun biasanya keluar rumah menggunakan mobil. Evakuasi terhadap anak-anak di rumah tersebut diawali dari laporan warga yang berempati terhadap anak ketiga pasangan Purnomo dan Nurindria, yang ditelantarkan hingga dirawat oleh warga sekitar dan kerap tidur di pos jaga.

[ TaufikHidayat/HD ]

Tags:
author

Author: 

Writer and Author In HarianDepok