Sejumlah Sekolah di Depok Terancam Digusur Karena Tak Miliki Legalitas

Sejumlah Sekolah di Depok Terancam Digusur Karena Tak Miliki Legalitas

ilustrasi

HarianDepok.com – Berita , Diklaim tidak mempunyai legalitas lahan, puluhan sekolah di Depok terancam akan digusur. Dinas Pendidikan Kota Depok di desak oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Depok agar segera untuk menginventarisasi ulang sekolah-sekolah di wilayah tersebut. Dari hasil investigasi Komisi D DPRD Depok menyatakan, untuk sekolahan jenjang SD saja ada puluhan yang tidak mempunyai surat-surat lahan.

Menurut Lahmudin, Ketua Komisi D DPRD Depok menyebutkan, inventarisasi ini harus secepatnya dilaksanakan sebagai pencegahan adanya pihak-pihak yang suatu saat nanti akan mengaku sebagai pemilik lahan tersebut. Jika sampai terjadi, maka proses belajar mengajar akan terganggu dan para siswa akan tergusur. Seperti yang dikatakan Lahmudin di DPRD Depok, Jumat (08/05/2015), “Kami akan mendorong semua aset pemerintah harus dilegalkan, agar ke depannya tidak dikomplain orang yang mengakui itu lahan miliknya sambil membawa golok,” ujarnya.

Lahmudin menambahkan, hanya ada lima dari 35 sekolah di Kecamatan Pancoranmas yang memiliki sertifikat lahan. “Belum lagi di semua kecamatan,” ucapnya. DPRD Kota Depok juga mengimbau supaya Depok memperbanyak sekolah SMP dan SMA negeri. Pasalnya, masih banyak siswa asal Depok yang bersekolah di luar wilayah. “Minimal 90 persen warga Depok harus sekolah di Depok,” jelasnya.

Tidak hanya itu, Lahmudin juga mencontohkan kondisi sekolah yang memprihatinkan di SDN Cinangka 05 di Kedaung, Bojongsari yang hanya mempunyai luas lahan 350 meter persegi. Lahan yang sempit itu membuat siswa menjadi sesak ketika belajar. “Ini merupakan gambaran tidak bagus untuk pendidikan di Depok. Sulit untuk mereka melakukan upacara, selain itu hanya memiliki beberapa lokal. Sekolah itu harus segera direlokasi. Belum lagi masalah toilet sekolah dan sarana prasarana lainnya,” tuturnya.

[ MuhammadKhotib/HD ]

Tags: