Selang 5 Bulan, Penduduk Kota Depok Berkurang 370 Ribu Orang

Selang 5 Bulan, Penduduk Kota Depok Berkurang 370 Ribu Orang

HarianDepok.com – Berita , Berdasarkan data jumlah penduduk Kota Depok yang dimiliki Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Depok ternyata cukup berbeda jauh jika dibandingkan drngan data yang telah dikeluarkan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Tercatat dari data Disdukcapil per Desember 2014, jumlah penduduk Kota Depok mulai dari 0 tahun hingga diatas 80 tahun sebanyak 2.042.391. Akan tetapi dari data yang dikeluarkan Kemendagri beberapa waktu lalu, jumlah penduduk Kota Depok menyusut menjadi sebanyak 1.633.095 atau berkurang sekitar 370 ribu orang.

Dikeluarkannya data Kemendagri ini berhubungan dengan jumlah prosentase dukungan yang harus diperoleh calon independen dalam Pilkada Depok 2015 mendatang, dimana harus mendapat suara dukungan warga sebesar 6,5 persen dan merata di semua kecamatan. Menanggapi hal ini, Komarudin Daiman selaku Kepala Seksi Data dan Penyuluhan Disdukcapil Kota Depok, mengatakan bahwa perbedaan data jumlah penduduk ini sangat wajar dan tidak perlu menimbulkan kontroversi. Menurut dia, perbedaan jumlah data ini akibat dari perbedaan persepsi penghitungan data antara pihaknya dan Kemendagri.

“Data yang kami miliki dikonsolidasikan oleh Kemendagri, atau dibersihkan lagi oleh Kemendagri. Artinya data warga yang ganda, pindah alamat, atau meninggal, semuanya dibersihkan oleh Kemendagri,” ucap Komarudin. Ia melanjutkan, Sehingga data yang benar dan akan digunakan untuk kepentingan Pilkada Depok 2015, adalah data milik Kemendagri. “Nantinya data daftar pemilih juga akan dikeluarkan dari Kemendagri,” ucap Komarudin. Menurutnya, perbedaan utama data pihaknya dan Kemendagri sebagian besar ada pada data warga yang ganda.

“Karena sebelumnya, banyak warga yang melakukan perekaman E-KTP 2 kali. Selain itu ada juga warga yang membuat KTP manual dengan ditandatangani Lurah, lalu juga melakukan perekaman E-KTP. Hal ini akan menjadi ganda di data kami,” jelas Komarudin. Ia menambahkan, belum lagi ada data warga yang pindah baik karena menikah atau kerja tanpa melaporkannya secara administrasi. “Mereka ini masih ada di data kami, tapi akan disisihkan oleh Kemendagri. Sehinga sebenarnya data yang valid tentang jumlah penduduk Kota Depok, adalah data dari Kemendagri,” pungkas Komarudin.

[ TaufikHidayat/HD ]

Tags:
author

Author: 

Writer and Author In HarianDepok