Jamkesda Depok Beralih Menjadi BPJS, APBD Depok Alami Pembengkakan

Jamkesda Depok Beralih Menjadi BPJS, APBD Depok Alami Pembengkakan

HarianDepok.com – Berita , Pemerintah kota Depok dalam waktu dekat ini rencananya akan mengubah sistem jaminan kesehatan daerahnya. Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) nantinya akan dilebur menjadi satu dengan sistem jaminan kesehatan nasional, yaitu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).

Hal tersebut menjadikan pemerintah kota Depok kewalahan dalam merealisasikan sistem jaminan kesehatan daerahnya yang baru. Untuk melebur Jamkesda menjadi BPJS, kota Depok akan merogoh anggarannya sebesar Rp.380 miliar untuk menutupi premi bulanan BPJS sebanyak 40 ribu warganya yang kurang mampu.

Wakil Walikota Depok, Idris Abdul Shomad mengatakan, “apabila sistem jaminan kesehatan daerah Depok beralih menjadi BPJS, maka akan dipastikan adanya pembengkakan di dalam anggaran daerahnya, dikarenakan pemkot Depok harus menutupi premi iuran masyarakat kurang mampu sebanyak 40 ribu jiwa.” Ujarnya saat dihubungi media, Senin (04/05/2015).

Ia juga mengungkapkan bahwa untuk kedepannya Jamkesda akan ditiadakan dan akan digantikan oleh jaminan kesehatan nasional BPJS yang telah diberlakukan oleh pemerintah pusat sejak tahun 2014 silam.

Ketika ditanya mengenai problema tingginya grafik pengeluaran yang akan menjadi beban kotanya, dirinya masih belum berkomentar banyak. Namun, Idris mengaku akan mencoba mencari solusi dengan membahas ulang permasalahan tersebut dengan Kementrian Kesehatan.

Dirinya berharap, semoga rencana pemerintah dalam mensukseskan jaminan kesehatan nasional kepada seluruh warga negara Indonesia, khususnya masyarakat Depok bisa terealisasi dengan baik tanpa adanya kerugian di salah satu pihak.(Izl)

[AndriIdaman/HD]

Tags:
author

Author: 

"Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.” (Internet Marketers & Publisher)