Massimo Allegri Bahagia Raih Scudetto, Karena Tidak Mudah Dalam Mencapainya

Massimo Allegri Bahagia Raih Scudetto, Karena Tidak Mudah Dalam Mencapainya

 

HarianDepok.com – Olahraga – Sepakbola – Liga Italia , Bertandang ke Luigi Ferraris, Sabtu (2/5/2015) malam WIB, berhadapan dengan Samdoria, juventus mampung menang tipis dengan skor 0-1, Arturo Vidal jadi pahlawan kemenangan Bianconeri dengan mencetak gol tunggal.

Dengan demikian, Bianconeri berhak mendapatkan gelar juara Liga Italia pada msuim ini.

Juve mengokohkan status sebagai tim tersukses di kancah domestik Italia usai menyabet Scudetto empat kali berturut-turut, sesuatu yang baru kali ini lagi mampu mereka lakukan sejak keberhasian di awal era Serie A.

Ini merupakan gelar juara Liga Italia ke-31 untuk Juve, dan yang ke-29 buat klub Turin tersebut sejak era Serie A dimulai pada tahun 1929–ada dua titel lain yang sempat diraih Juve tetapi akhirnya dicopot akibat skandal Calciopoli.

Dengan menjadi kampiun musim ini Juve bukan saja kian jauh meninggalkan para rivalnya di Italia, semisal AC Milan dan Inter Milan (masing-masing 18 titel Liga Italia), tetapi juga merangkai empat gelar juara secara berturut-turut.

Sejak menyabet lima titel Serie A beruntun pada periode 1930-31 sampai 1934-35, baru kali ini lagi ‘Nyonya Tua’ bisa merangkai empat titel berturut-turut. Tentu saja satu gelar lagi di musim depan akan menyamai laju terbaik Juve di kancah tersebut.

Tiga edisi Scudetto sebelumnya diraih Juve di bawah arahan Antonio Conte. Meski Massimo Allegri sempat dicerca saat menggantikan Conte, namun ia membuktikan bahwa dirinya memang pantas menangani La Vecchia Signora. Hanya saja, Allegri menegaskan bahwa gelar juara Juve ini tidak didapat dengan mudah.

“Saya sangat bahagia karena kami berhasil meraih sesuatu yangh sulit. Saya rasa kemenangan paling penting kami di Serie A adalah ketika menghadapi Napoli. Kami sempat kalah dari mereka di ajang Supercoppa dan sebelumnya juga ditahan imbang Inter. Kemenangan kontra Napoli itu adalah bukti karakter kuat kami,” terang Allegri seperti dilansir Football Italia.

“Ketika kami tersendat, penting bagi kami untuk tetap tenang, kami bisa melakukannya. Noda kami musim ini adalah kehilangan lima poin saat menghadapi Cesena dan Parma. Kami selalu bisa menang melawan tim tujuh besar.”

Allegri yang sempat menuai kritik pada saat awal kedatangannya, saat ditunjuk sebagai pengganti Antonio Conte berhasil membuktikan kapasitasnya sebagai pelatih handal. Reputasinya dianggap tidak sebanding dengan Conte yang berhasil membawa klub meraih hattrick Scudetto.

 

[NandaRiskiawan/HD]

Tags:
author

Author: 

Internet Marketers & Penulis Konten