Kerugian Akibat Kantor Pusat Bank Aceh Terbakar Belum Dapat Diperkirakan

Kerugian Akibat Kantor Pusat Bank Aceh Terbakar Belum Dapat Diperkirakan

HarianDepok.com – Berita – Nasional , Pada hari Rabu (22/04/2015) pagi,  sebuah gedung Kantor Pusat Bank Aceh yang berlokasi di Jalan Teungku Daud Beureueh, Kota Banda Aceh, ludes dilalap sijago merah. Tidak hanya menghanguskan gedung berlantai tiga dan isinya, api pun melahap satu mobil, tiga sepeda motor yang diparkir depan gedung serta empat mesin ATM. Berdasarkan Informasi yang dikumpulkan, awal terjadinya kebakaran tersebut sekitar pukul 06.00 WIB. Diduga api pertama kali muncul dari lantai dua, kemudian terus merambat ke seluruh isi gedung. Api pun semakain membesar dan asap hitam mengepul ke udara.

Ketika kejadian, di kantor tersebut terdapat dua orang satpam dan dua orang polisi yang tengah piket, dan satu lagi seorang petugas piket Informasi Teknologi (IT) tewas terbakar karena tidak sempat menyelamatkan diri. “Empat petugas piket keamanan tadi selamat,” ucap salah seorang saksi mata di lokasi kebakaran. Karena penasaran, warga pun ikut berkerumun di sekitar lokasi kebakaran. Polisi pun akhirnya menutup Jalan Daud Beureueh, dan mengalihkan arus lalu lintas ke jalan lain, untuk memudahkan mobil pemadam kebakaran masuk ke lokasi.

Sebanyak 16 mobil pemadam kebakaran (11 milik Pemkot Banda Aceh, dan lima milik Pemkab Aceh Besar) dikerahkan. Mereka pun berjibaku menjinakkan api dari segala sisi. Untuk memadamkan amukan si jago merah, para petugas Damkar membutuhkan  waktu hingga dua jam. Beberapa pejabat tinggi seperti Gubernur Aceh, Wali Kota Banda Aceh, Kapolda Aceh, serta Komisaris Utama Bank Aceh nampak di lokasi.

Sampai saat ini belum diketahui penyebabab pasti kebakaran ini, dan jumlah kerugian yang disebabkan atas kejadian tersebut. Para petugas Damkar pun masih terus berupaya untuk meredam sisa-sisa bara api. Sedangkan pihak  kepolisian telah memasang garis kuning, untuk melakukan olah tempat kejadian. melalui pengeras suara, polisi mengatakan kepada masyarakat agar meninggalkan lokasi supaya petugas dapat dengan mudah menangani olah TKP.

[ MuhammadKhotib/HD ]

Tags: