Sakit Hati Dibilang BB (Bau Badan), Prio Nekat Habisi Nyawa Deudeuh Alias Tata Chubby

Sakit Hati Dibilang BB (Bau Badan), Prio Nekat Habisi Nyawa Deudeuh Alias Tata Chubby

HarianDepok.com – Berita , Setelah menelurusi lokasi phonsel milik korban, Akhirnya aparat kepolisian Polda Metro Jaya berhasil mengungkap kasus pembunuhan terhadap seorang janda cantik bernama Deudeuh Alfisahrin alias Tata Chubby. Tersangka pelaku pembunuhan tersebut adalah Muhammad Prio Santoso (25). Menurut Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Polisi Albert Sianipar di Jakarta, Rabu (15/04/2015) mengungkapkan, “Dari hasil pemeriksaan posisi phonsel milik korban diketahui berada di wilayah Bojong Gede, Bogor, Jawa Barat,”

Kombes Albert menuturkan, Berdasarkan hasil penelusuran tersebut, pihaknya langsung menuju posisi phonsel yang berlokasi di Jalan Batutapak I RT 001/011 Bojong Gede, Bogor, Jawa Barat. Polisi berhasil menangkap tersangka di sebuah rumah kosan pada Rabu (15/04/2015) sekitar pukul 03.00 WIB dini hari. Albert menerangkan, selain menghabisi nyawa korban, tersangka juga mengambil barang berharga milik Deudeuh, yakni berupa empat unit Phonsel, Macbook Mini, IPAD, satu unit laptop dan uang tunai sebesar Rp 2,8 Juta.

Diduga Prio membunuh korban dengan cara menjerat leher memakai kabel pengering rambut dan menyumpal mulut korban menggunakan kaos kaki dalam keadaan tanpa mengenakan pakaian usai berhubungan intim. Modus pembunuhan tersebut lantaran sakit hati dibilang BB (bau badan) sesaat setelah melakukan hubungan intim. Diketahui Deudeuh Alfisahrin ditemukan tewas di sebuah kamar kosan di Jalan Tebet Utara 15-C Nomor 28 RT007/10 Tebet Timur Jakarta Selatan pada Sabtu (11/04/2015) malam sekitar pukul 19.00 WIB.

Pertama kali ditemukan korban tewas dengan keadaan mulut disumpal kaos kaki, leher dijerat kabel serta tubuh tanpa busana. Berdasarkan dari akun Twitter, @Tataa_Chubby, Deudeuh diduga sebagai pekerja seks komersial (PSK) yang menawarkan pelayanan bagi pria hidung belang dengan tarif sekitar Rp 350 ribu per jam.

[ TaufikHidayat/HD ]

Tags:
author

Author: 

Writer and Author In HarianDepok