Para Pedagang di Pantai Sanur Dan Pantai Kuta Bali di Bolehkan Menjual Bir

Para Pedagang di Pantai Sanur & Pantai Kuta Bali di Bolehkan Menjual ?Bir

HarianDepok.com – Bisnis , Penjualan minuman alkohol berkadar di atas 5 persen di minimarket dan pengecer telah resmi dilarang oleh Kementerian Perdagangan (Kemendag). Namun terdapat pengecualian bagi para pedagang yang biasa menjual bir khusus di Pantai Sanur dan Pantai Kuta, Bali. Rachmat Gobel, Menteri Perdagangan (Mendag) membantah hal tersebut merupakan pengecualian pelaksanaan aturan. Karena sejak 16 April 2015, penjualan bir di minimarket dan pengecer sudah dilarang beredar.  Seperti yang ditegaskan Rachmat  kepada wartawan di kantornya, Jakarta, Senin (13/04/2015),

“Tidak ada pengecualian, mulai 16 April ini tidak boleh menjual di minimarket dan pengecer. Tapi hanya untuk orang asing di Indonesia, kita akan atur pelayanannya. Tidak akan ada Peraturan Mendag lagi, tapi hanya Petunjuk Teknis (Juknis) saja,”  Rachmat mengatakan, Juknis tersebut akan mengatur penjualan minuman keras berkadar alkohol di atas 5 persen hanya untuk di daerah pariwisata Bali, khususnya para pedagang di Pantai Sanur dan Pantai Kuta. “Seperti masukan dari pedagang di Bali, yaitu pedagang yang menjual minol di daerah pariwisata seperti Sanur dan Kuta. Ini kita atur,

lebih kepada konsumsi orang asing. Kita tengah menyiapkan bagaimana sistemnya,” terangnya.  Ia melanjutkan, Syaratnya pedagang harus tergabung terlebih dahulu dalam sebuah koperasi. Koperasi tersebut nantinya yang akan mengawasi dan mengontrol terhadap penjualan bir tersebut. Dan itu berarti, para pedagang di Sanur dan Kuta terlebih dahulu harus membentuk sebuah koperasi. “Gunanya agar dapat membuat semacam koperasi yang dapat mengontrol para anggota yang berjualan minol.

Tidak boleh dijual ke mana-mana, kita akan mengatur box-box ini dan tidak boleh di bawah 21 tahun. Pengawasannya pun tidak sulit, semua telah berkomitmen dan saya percaya kepada mereka,” jelasnya. mengenai apakah pengecualian ini diberlakukan juga untuk daerah wisata lain, Mendag belum dapat memastikannya. “Kita lihat lagi nanti, tapi saya bicara hanya di Bali. Karena itu kan di pantai. Untuk para pedagang di pantai yang mel?akukan pekerjaan tersebut,” pungkas Rachmat.

[ TaufikHidayat/HD ]

Tags:
author

Author: 

Writer and Author In HarianDepok