Hari Ini Gunung Tambora Resmi Dijadikan Taman Nasional

Hari Ini Gunung Tambora Resmi Dijadikan Taman Nasional

HarianDepok.com – Berita – Nasional , Tepatnya hari ini, Sabtu (11/04/2015), Presiden Joko Widodo telah meresmikan Taman Nasional Gunung Tambora dalam acara peringatan 200 tahun meletusnya Gunung Tambora yang bertema “Tambora Menyapa Dunia”. Lalu, kenapa Gunung Tambora dijadikan taman nasional, Berikut adalah alasannya. Taman Nasional Gunung Tambora memiliki total luas semuanya 71.644 hektare, terdiri dari luas taman buru 26.130 hektare, cagar alam 23.840 hektare, dan suaka margastwa 21.674 hektare.

Atas keputusan Manteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nonor 111/MenLHK-II/2015 pada 7 April 2015, akhirnya Taman Nasional Gunung Tambora diresmikan. Berdasarkan keterangan pers yang diterima Bisnis.com Sabtu (11/04/2015), terdapat zonasi wilayahnya seperti cagar alam yang  berupa landscape dan alamiahnya yang juga  harus dilindungi serta tidak boleh dijamah oleh manusia kecuali untuk penelitian. Tidak hanya itu,  zona  suaka margasatwa  juga memiliki banyak aneka ragam  satwa terutama pada jenis burung atau jenis Aves.

Zona selanjutnya adalah zona pemanfaatan wisata  yang merupakan  jasa lingkungan baik untuk wisata dan juga nanti dapat dilihat jika banyak potensi listerik dari microhydro air terjun.  Zona lainnya adalah zona Taman buru. Pemerintah menargetkan untuk melestarikan monumen nasional dan internasional dengan sejarah letusan 200 tahun yang berpengaruh nasional serta internasional. Seperti yang terdapat dalam situs setgab.go.id menyebutkan, bukan hanya Jokowi, peresmian Tambora sebagai Taman Nasional tersebut

juga dihadiri oleh Fahri Hamzah, Wakil Ketua DPR-RI, Majdi Gubernur NTB Zainal, serta Marciano Norman Kepala Badan Intelijen Negara (BIN). Acara tersebut dimulai dengan sebuah pertunjukan tari Rai Saida yang menggambarkan kejadian meletusnya Gunung Tambora pada tahun 1815 dengan muntahan magma hingga 100 kilometer kubik dan lepasan abu 400 kilometer kubik dengan tinggi 44 kilometer dari permukaan tanah.

[ TaufikHidayat/HD ]

Tags:
author

Author: 

Writer and Author In HarianDepok