Sulit Cari Bra Yang Pas, Sofia Vergara Terpaksa Pakai Bra Stripper

Sulit Cari Bra Yang Pas, Sofia Vergara Terpaksa Pakai Bra Stripper

HarianDepok.com – Berita – Internasional , Tidak semua wanita menganggap mempunyai payudara besar itu menyenangkan dan tidak merepotkan. Lain halnya dengan Aktris Sofia Vergara, ketika diwawancarai oleh Vanity Fair edisi Mei yang telah beredar hari ini Kamis (09/04/2015), ia mengaku merasa sangat kerepotan mencari bra yang pas untuk payudaranya yang besar itu. Ketika diwawancarai Lili Anolik untuk Vanity Fair, sambil tangannya bergerak membentuk dua lingkaran besar Sofia menyatakan, “Payudara saya memang besar,”

ia melanjutkan, “Seumur hidup urusan mencari bra yang pas merupakan suatu mimpi buruk,” ucap si pemeran Gloria Pritchett di serial televisi The Modern Family yang menggunakan bra ukuran 32F. Beruntung, Sofia dapat menemukan toko Frederick’s of Hollywood di Los Angeles, AS, yang menjual bra bagi pekerja seks serta penari erotis yang umumnya bertubuh ramping dan memiliki payudara besar. Selain soal bra yang kerap membuat Sofia kesal, namun bentuk payudaranya juga.

Sehingga ia ingin mempunyai payudara impian yang padat. “ketika saya rebah, payudara pun ikut rebah. It’s not fun.” Ucapnya. Untuk ukuran wanita berusia 42 tahun yang telah mempunyai seorang anak laki-laki, Manolo, yang telah berusia 23 tahun, hasil dari mantan suaminya, Joe Gonzalez, tubuh Sofia dapat dibilang luar biasa. Saat ini Sofia sudah bertunangan dengan seorang aktor, Joe Manganiello. Sofia mengakui bahwa Joe ingin mempunyai banyak anak dengannya.

“Jika hal ini dapat membuatnya bahagia, baiklah…,” ucap Sofia mengenai tunangannya yang berusia empat tahun lebih muda, 38 tahun. “Namun tidaklah aneh bagi Manolo kalau saya mempunyai bayi lagi?” Sofia tidak mempersoalkan bentuk tubuhnya berubah jika harus mempunyai anak lagi. Walaupun tidak mempersoalkan dirinya kerap disebut bom seks, menurut Sofia, tubuh seksi bukanlah segalanya. Tidak hanya berakting, Sofia juga mendirikan pendiri Latin World Entertainment (LatinWE), dan memanajeri anak muda Hispanik yang berbakat di dunia hiburan.

Sofia sendiri merupakan seorang pekerja keras. Agar dapat menembus Hollywood, ia sempat menyewa pelatih wicara untuk memoles aksennya. Akan tetapi dia membiarkan aksen Latin apa adanya. “Saya tidak pernah ingin menjadi aktris. Saya hanya menganggap tawaran berakting sebagai hadiah,” ucapnya. “Menurut Manolo, saya harus menerima tawaran yang menantang: sebagai abusif, bipolar yang menakutkan atau perempuan gila.” tutupnya.

[ TaufikHidayat/HD ]

Tags:
author

Author: 

Writer and Author In HarianDepok