Pegawai SPBU Dibantai Begal Bersenjata di Depok

Pegawai SPBU Dibantai Begal Bersenjata di Depok

ilustrasi

HarianDepok.com – Berita , Seorang pegawai SPBU menjadi korban pembantaian kelompok Begal wilayah di Depok. Usai menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Sentra Medika,  pegawai SPBU, Joko Santoso yang menjadi korban kebrutalan kelompok begal akhirnya dialihkan ke RS Polri Kramatjati. Berdasarkan hasil rongent dari rumah sakit, Joko mendapatkan empat luka tembak. Di antaranya, satu peluru di bawah ketiak sebelah kanan, satu lagi menembus paha. Dan dua peluru bersarang di punggung

Menurut data yang berhasil dikumpulkan, Rabu (08/04/2015)  menyatakan, awal mula kejadian saat korban yang kesehariannya bertugas sebagai pengawas di SPBU 34.16917, di Jalan Pekapuran Raya yang tengah melintas di Jalan Ciherang, Sukatani, Depok. Jaraknya hanya sekitar dua kilometer dari tempat ia bekerja. Joko yang tengah mengendarai Vespa bernopol B 4263 ED ini  secara tiba-tiba dipepet oleh dua orang yang tidak dikenal menggunakan sepeda motor, sekitar pukul 14.30 WIB.

Setelahn itu Pelaku kemudian menodongkan senjata ke arah Joko serta mengancamnya. Joko pun memberikan perlawanan yang sengit kepada dua bandit jalanan itu. Akhirnya mereka terlibat duel di pinggir Jalan Ciherang. Lokasinya pun sepi sehingga para pelaku dengan leluasa menjalankan aksi brutalnya tersebut. Pelaku pun kemudian mengeluarkan senjata tajam karena melihat kenekatan korbannya. Hasilnya, korban pun mendapatkan luka bacok yang cukup serius, terutama di bagian tangan.

Merasa belum puas, korban juga sempat ditembak pelaku. Menurut salah seorang saksi di lokasi kejadian, Kosasih mengatakan, “Yang saya dengar hanya dua letusan. Bunyinya pun cukup keras. Ketka saya keluar sudah banyak orang berkerumun,” Saat melihat korbannya sudah tidak berdaya, sebuah tas hitam yang dibawa korban kemudian dirampas pelaku. Komisaris Agus Salim, Kasat Reskrim Polresta Depok mengatakan, “Korban memang biasa mengantar uang setoran ke bank.

Akan tetapi hari ini dia kebetulan tidak membawa uang setoran tersebut. Jadi dapat dipastikan uang perusahaannya masih selamat. Namun berapa jumlahnya saya belum mengetahuinya, kasus ini masih dalam penyelidikan kami,” Polisi pun langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mendatangi SPBU tempat korban bekerja untuk mengembangkan kasus tersebut. Dan saat ini kasusnya masih dalam penyelidikan Polresta Depok.

[ TaufikHidayat/HD ]

Tags:
author

Author: 

Writer and Author In HarianDepok