Pada Musim Mudik Lebaran Nanti, Tol Cikampek-Palimanan Sudah Bisa Dilalui

Pada Musim Mudik Lebaran Nanti, Tol Cikampek-Palimanan Sudah Bisa Dilalui

HarianDepok.com – Berita – Nasional , Diharapkan pada lebaran tahun ini pembangunan jalan tol Cikampek-Palimanan (Palikanci) sepanjang 116,75 kilometer (km) sudah dapat difungsikan. Tol ini adalah bagian dari program Jalan Tol Trans Jawa. Seperti yang dikatakan Basuki Hadimuljono, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di laman resmi Kementerian PUPR, Senin (06/04/2015) “Hingga kini Progres fisik telah mencapai 93 persen, hanya tinggal 5 km jalan lagi yang belum dilakukan perkerasan,” Menurutnya, sebagian besar struktur jalan sudah jadi artinya sudah dilapisi beton dan telah dapt dilalui dan bahkan bisa dengan kecepatan 130-140 km/jam. Masih ada sejumlah spot yang sedang dalam tahap pemadatan dan perkerasan serta beberapa jembatan tingggal masa penyelesaian.

Basuki mengatakan, “Kondisinya cukup baik. Kita masih ada sisa dua bulan lagi dan semoga saja target sebelum mudik lebaran sudah dapat dilalui. kita akan memulai uji laik jalan per ruas pada Minggu depan,,” ucapnya. Basuki mengungkapkan, dengan difungsikannya Jalan Tol Cikapali maka beban arus lalu lintas jalan pantura dapat berkurang dan jalan tersebut akan tetap terpelihara. Menurut Sedayab Hudaya Arryanto, Wakil  Dirut Lintas Marga mengatakan, pembangunan jalan tol tersebut terbagi dalam enam seksi,

yaitu seksi I Cikopo-Kalijati sepanjang 29,12 kilometer, seksi II Kalijati-Subang sepanjang 9,56 kilometer, seksi III Subang-Cikedung sepanjang 31,37 kilometer, seksi IV Cikedung-Kertajati sepanjang 17,66 kilometer, seksi V Kertajati-Sumberjaya sepanjang 14,51 kilometer, dan yang terakhir seksi VI Sumberjaya-Palimanan sepanjang 14,53 kilometer.

Dia menjelaskan, luas tanah yang diperlukan untuk merealisasikan jalan tol ini sekitar 1.080,69 hektare (ha) dengan realisasi pembebasan tanah sebesar 100 persen. Tol ini mempunyai masa konsesi selama 35 tahun dan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) tol ini dipegang oleh sejumlah perusahaan lain seperti, Malaysia PT PLUS Expressways Berhard dengan porsi pemilikan saham 55 persen dan sisanya dimiliki oleh PT. Baskhara Utama Sedaya sebesar 45 persen. Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol ini sudah ditandatangani sejak 21 Juli 2006 dan sudah mengalami perubahan atau amandemen pada 27 Oktober 2011 lalu.

[ TaufikHidayat/HD ]

Tags:
author

Author: 

Writer and Author In HarianDepok