Melambatnya Perekonomian Dianggap Tak Akan Ganggu Penerimaan Pajak

Melambatnya Perekonomian Dianggap Tak Akan Ganggu Penerimaan Pajak

HarianDepok.com- Bisnis , Dirjen (Direktur Jenderal) Pajak sangat optimistis rasio penerimaan pajak pada produk domestik bruto (PDB) dapat naik menjadi 13,2 persen pada tahun 2015 ini, yang sebelumnya hanya sebesar 11 persen.

Sigit Priadi Pramudito selaku Direktur Jenderal Pajak Sigit mengatakan perlambatan ekonomi yang kini sedang berlangsung tidak akan memberikan imbas mengenai targetan penerimaan pajak pada tahun ini. “Yang kami lakukan sekarang ini bukan berdasarkan kondisi ekonomi,” ungkanya, Jakarta, Kamis (2/4/2015).

Otoritas pajak sendiri telah mempersiapkan beberapa langkah untuk meningkatkan kepatuhan membayar pajak. Salah satu diantaranya adalah dengan melakukan upaya khusus dalam menjaring para wajib pajak.

Menurut sigit, selama ini terdapat potensi yang besar mengenai permintaa pajak yang dalam tragedi. “Oleh karena itu yang kami tagih adalah wajib pajak dalam kurun waktu lima tahun ini belum dibayar. Hal ini akan ada kaitanya dengan ekonomi,” ungkapnya.

Dengan cara seperti ini, ia sangat optimis akan memenuhi target penerimaan pajak kurang lebih Rp 1.294 triliun. Data kementrian keungan menjelaskan, apabila menggunakan upaya yang normal perolehan penerimaan pajak pada tahun 2015 hanya sekitar Rp 1.046 triliun. Sementara apabila menggunakan upaya yang luar biasa maka bisa mencapai Rp 1.294 trilliun.

Cara luar biasa tersebut diantaranya adalah dengan melakukan optimalisasi pemanfaatan data yang berbasis teknologi informasi. Lalu wajib pajak yang diberikan kesempatan guna melakukan pembetulan surat pemberitahuan/ SPT pajak 5 tahun sebelumnya dengan pengahpusan atau pengurangan terhadap sanksi administrasi yang diberikan.

Tidak hanya itu, Ditjen Pajak juga akan menerapkan langkah hukum yang secara efektif dengan tujuan memberikan efek jera kepada para wajib pajak yang bisa berupa blokir rekening, penyanderaan, pencegahan keluar negeri atau bahkan bisa penyidikan.

Sigit juga memaparkan, pihaknya juga akan siap untuk melaksanakan kebijakan untuk pengampunan pajak  (tak amnesty). Akan tetapi apabila kebijakan ini tidak juga ampuh, maka Dtjen Pajak akan menggaet aparat Hukum untuk melakukan penyelidikan dari mana asal- usul pendapatan wajib pajak tersebut

[NurMungil/HD]

Tags:
author

Author: