Peringati Hasiarnas 2 Penyiar Kocak Di Solo Siaran 24 Jam Nonstop

peringati-hasiarnas-2-penyiar-kocak-di-solo-siaran-24-jam-nonstop

HarianDepok.com – Berita Unik – Memperingati Harsiarnas (Hari Penyiaran Nasional) yang jatuh 1 April hari ini, 2 penyiar kocak dari Solo Radio, yakni Topik Sudirman dan Indra Narendra melakukan aksi spektakuler. Dengan konsep siaran couple atau tandem, mereka menghibur pendengar di Kota Solo dan sekitarnya selama 24 nonstop. Selain siaran kata dan talkshow mereka juga melayani permintaan lagu.

Public Relation Solo Radio FM Dinar Widianita mengatakan, aksi kedua penyiar kocak tersebut dimulai dari hari Rabu 1 April 2015 Pukul 24.00 WIB sampai dengan Kamis, 2 April 2015 Pukul 24.00 WIB di studio Solo Radio Jalan Menteri Supeno no. 6 Manahan Solo.

“Siaran dengan durasi selama 24 jam nonstop ini kedua kalinya digelar Solo Radio setelah Harsiarnas tahun lalu. Tapi pada Harsiarnas tahun ini konsep siarannya berbeda. Durasi masih sama yaitu 24 jam nonstop namun akan dibawakan secara tandem. Kedua penyiar menerima tantangan ini,” ujar Dinar kepada merdeka.com, Rabu (1/4).

Menurut Dinar, Taufiq Cahya Sudirman atau biasa disapa Topik adalah penyiar kelahiran Sukoharjo, 21 September 1993. Selain sebagai penyiar, Topik juga aktif di bidang seni teater dan sebagai salah satu personil band yang kini sedang nge-hits di kalangan anak muda Solo yaitu ‘Fisip Meraung’.


“Saya terjun ke dunia radio ini untuk membahagiakan banyak orang dan berbagi informasi yang bermanfaat kepada sesama,” kata Topik disela aksinya.

Sedangkan Indra Agung Pradana yang biasa disapa Indra masih tergolong baru sebagai penyiar di Solo Radio. Namun dunia radio bukanlah hal yang baru baginya karena sebelumnya Indra sudah berprofesi sebagai penyiar di salah satu radio swasta di Solo. Indra asli kelahiran Boyolali, 20 Agustus 1990 selain berprofesi sebagai penyiar, dia juga aktif dalam komunitas Stand Up Comedy sebagai Stand Up Comedy-an dan MC.

“Siaran 24 Jam penuh secara teknis Topik dan Indra didukung oleh produser program secara bergantian akan membawakan program reguler harian Solo Radio dengan tambahan beberapa insert/ sisipan dan informasi mengenai Hari Penyiaran Nasional,” terang Dinar.

Dinar menambahkan, selama bulan April 2014, Solo Radio secara program akan mengangkat tema ‘April, Kudu Strong’. Tema ini bermakna bahwa Solo Radio mengajak Sololovers (sapaan pendengar) untuk ‘Kudu Strong’ (harus kuat) dalam menghadapi segala hal yang akan dilalui di bulan April. Salah satu hal yang akan dilakukan Solo Radio adalah, kembali bersiaran selama 24 Jam penuh.

Tanggal 1 April telah dipilih oleh kalangan penyiaran sebagai Harsiarnas. Pemilihan tanggal ini didasarkan pada fakta sejarah lahirnya penyiaran di Indonesia, tepatnya di Solo, pada 1 April 1933. Saat itu didirikan Solosche Radio Vereniging (SRV), perintis radio pribumi pertama di tanah air. SRV dipimpin seorang bangsawan Jawa dari Mangkunegaran yaitu Mangkunegoro VII.

Peringatan Harsiarnas tahun lalu, lanjut Dinar, Solo Radio sukses menggelar ‘Abbas Siaran 24 Jam’ sehingga Abbas Rozaq berhasil menyabet 2 penghargaan sekaligus dari Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Tengah yaitu sebagai Penyiar Radio Terfavorit dan sebagai Penyiar Radio terbaik se-Jateng.

 

 

[Irma wulandari/HD]

Tags:
author

Author: 

Publisher & Content Writer