Untuk Membangun LRT, Pemerintah Membutuhkan Dana Rp 9,2 Triliun

Untuk Membangun LRT, Pemerintah Membutuhkan Dana Rp 9,2 Triliun

HarianDepok.com – Bisnis , Demi untuk mengurangi kemacetan yang sering terjadi di Jakarta, pemerintah berencana akan membangun moda transportasi baru untuk wilayah Jakarta yakni Light Rail Transit (LRT). Untuk memastikan soal tersebut, Presiden Joko Widodo siang tadi memanggil kembali Menteri BUMN Rini? Soemarno, Menteri Perhubungan Ignasius Jonan, Direktur Utama PT Adhi Karya (Persero), Direktur Utama PT KAI (Persero) dan Direktur Utama PT Jasamarga (Persero). Berdasarkan hasil rapat tersebut, mengingat dalam pembangunan LRT membutuhkan teknologi yang tidak mudah, dipastikan  pemerintah akan membutuhkan dana yang relatif besar.

Menurut Jonan, di Istana Kepresiedenan, Jakarta, Rabu (01/04/2015) menyatakan, “Seperti yang dilaporkan mengenai pembiayaan tadi, pemerintah membutuhkan Rp 307 miliar per kilometer,” Rencananya, untuk pembangunan tahap pertama, pemerintah akan membangun LRT untuk tujuan Cibubur-Cawang-Grogol yang mempunyai jarak tempuh sekitar 30 kilometer (km). Dengan demikian secara keseluruhan akan membutuhkan dana Rp 9,2 triliun. Jonan menegaskan, pembiayaan nanti akan dialokasikan dari konsorsium perusahaan BUMN yang akan membangun LRT. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga diharapkan agar ikut berpartisipasi.

Jonan menegaskan, “Nanti sumbernya bisa dari dana internal mereka atau bisa nanti ada pinjaman dari luar negeri,” LRT adalah kereta ringan yang mempunyai ukuran lebih kecil bila dibandingkan dengan Monorel. Dengan demikian LRT mempunyai lingkar putar yang cenderung lebih pendek, hanya sekitar 20 meter. Hal itulah yang menjadi salah satu alasan pemerintah untuk mengatasi kemacetan kota Jakarta dengan lebih memilih LRT dari pada monorel?. Melihat kondisi Ibu Kota Jakarta yang memiliki banyak gedung-gedung bertingkat, maka LRT menjadi pilihan yang lebih efisien.

[ TaufikHidayat/HD ]

Tags:
author

Author: 

Writer and Author In HarianDepok