BPJS Cabang Depok Masih Terus Berupaya Meningkatkan Rekruitmen Peserta

BPJS Cabang Depok Masih Terus Berupaya Meningkatkan Rekruitmen Peserta

HarianDepok.com – Berita , Pemerintah Indonesia dalam upayanya untuk meningkatkan taraf kesehatan di tanah air pada awal 2014 lalu, telah memberlakukan Asuransi BPJS kepada seluruh warga negara Indonesia untuk ikut dalam asuransi tersebut. Dengan adanya asuransi tersebut, diharapkan masyarakat di seluruh Indonesia tidak lagi kesulitan untuk membiayai masalah kesehatan.

Di kota Depok sendiri, Badan Penyelenggaraan Jaminan kesehatan (BPJS) cabang kota Depok terus gencar melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan peserta. Beberapa upaya yang dilakukannya diantaranya adalah dengan mensosialisasikan pentingnya Asuransi BPJS di seluruh lapisan masyarakat kota Depok, mulai dari buruh kerja, komunitas hingga kepada tokoh tokoh masyarakat.

Lain daripada itu, pihak BPJS cabanh kota Depok juga tengah melakukan kerjasama dengan Kejaksaan Negeri Republik Indonesia (KAJARI) Kota Depok, Dinas Tenaga Kerja dan Sosial (Disnakersos) Kota Depok, Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Kota Depok serta pihak pihak lainnya guna memaksimalkan rekruitment peserta BPJS di kota Depok.

Kepala BPJS Cabang Kota Depok, Yessi Kumalasari saat dikonfirmasi mengenai hal tersebut bahwa pihaknya memang tengah melakukan berbagai upaya guna meningkatkan rekruitment peserta asuransi BPJS di kota Depok yang diharapkan pada tahun 2019 nanti telah rampung dilaksanakan.

“Kami terus berupaya menigkatkan peserta BPJS di kota depok dengan cara menjemput bola dengan menyertai sosialisasi tentang keuntungan akan adanya program Asuransi BPJS tersebut”, ujar Yessi

Diketahui bahwa BPJS cabang Depok di kota belimbing tersebut telah mengelola sebanyak 734.593 peserta yang terdiri dari Penerima Bantuan Iuran (PBI) sebanyak 280.943, Pekerja Penerima Upah (PPU) sebanyak 170.039, dan Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) sebanyak 283.611.

Tercatat 697 Badan Usaha dengan jumlah peserta 81.522 jiwa telah menjadi peserta BPJS, namun dari jumlah tersebut hanya beberapa persennya saja dari total keseluruhan badan usaha yang ada di kota Depok. Hal ini sangat disayangkan oleh pihaknya dan diharapkannya seluruh badan usaha yang beridiri di wilayah Depok untuk dapat segera mendaftarkan keanggotaannya paling lambat 1 Januari 2015.

Dikutip dari situs resmi kota Depok bahwa, fasilitas kesehatan di wilayah Kota Depok yang sudah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan Cabang Depok untuk Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) berjumlah 92, yaitu 32 Puskesmas, 38 Klinik Swasta/TNI/Polri, dan 16 Dokter Praktek Pribadi. Sementara untuk Fasilitas Kesehatan Tingkat Lanjutan (FKTL) berjumlah 17, yaitu terdiri dari RSUD Kota Depok, RS Bhayangkara, 11 RS Swasta, dan 4 Klinik Utama.

Di lain pihak, Pemerintah kota Depok melalui Dinas Kesehatannya pun menghimbau kepada seluruh masyarakat kota Depok, untuk segera melakukan pendaftaran BPJS guna mempermudah akses untuk mendapatkan pelayanan kesehatan di rumah sakit dan klinik klinik yang telah bekerja sama dengan BPJS. Selain mudah untuk mendapatkan pelayanan kesehatan, di sektor finansial juga menjadi keuntungan bagi peserta BPJS.

Diketahui bahwa, alur pembiayaan asuransi BPJS dilakukan dengan cara bergotong royong oleh seluruh peserta BPJS, sehingga biaya untuk kesehatan menjadi lebih ringan. (Izl)

[NurMungil/HD]

Tags:
author

Author: