Pemerintah Tidak Akan MengImpor Beras, Walaupun Stok Sudah Menipis

Pemerintah Tidak Akan MengImpor Beras, Walaupun Stok Sudah Menipis

HarianDepok.com – Bisnis , Seperti yang dikatakan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK), pada tahun ini pemerintah berencana tidak akan mengimpor beras. Menurut JK, stok beras dalam negeri memang sudah menipis, namun karena saat ini sudah mulai memasuki musim panen maka stok tersebut akan segera normal kembali. JK juga mengungkapkan, usai melakukan uji coba konsumsi di Tanah Air, kebutuhan beras hanya sekitar 27 juta ton sampai 28 juta ton beras tiap tahun. Hingga sekarang, produksi dalam negeri masih memenuhi kebutuhan konsumsi tersebut.

Stok beras di gudang Perum Bulog Sub Divisi Regional Wilayah V Kedu, Jawa Tengah, kini mulai menipis. Cadangan beras tersebut hanya sekitar 14.000 ton. Stok tersebut hanya cukup untuk kebutuhan penyaluran beras untuk keluarga miskin sekitar tiga bulan kedepan. Sementara di gudang Bulog di Kabupaten Wonosobo dan Kebumen, Jawa Tengah, stok beras untuk rakyat miskin (raskin) yang tersedia bahkan hanya cukup untuk kebutuhan penyaluran selama satu bulan. Padahal, pada pekan ini raskin akan disalurkan di beberapa daerah. Di Kabupaten Madiun, Jawa Timur dan di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, raskin disalurkan masih menggunakan pola lama.

Setiap keluarga miskin akan menerima beras 15 kilogram dengan biaya tebusan sebesar Rp 1.600 per kilogram. Sampai Maret ini, raskin untuk tahun 2015 sudah disalurkan tiga kali. Sebaliknya, Perum Bulog Divisi Regional Sulawesi Barat dan Sulawesi Selatan masih akan terus mendistribusikan raskin, sekaligus sebagai cara menekan harga beras yang ada di pasaran.  Bulog juga merupakan hasil panen raya gabah yang berasal dari Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, dan Kabupaten Pinrang , Wajo, Parepare, Bone,,Sidrap, dan Sinjai di Sulawesi Selatan.

[ TaufikHidayat/HD ]

Tags:
author

Author: 

Writer and Author In HarianDepok