Harga Pangan Mulai Merangkak Naik, Akibat Kenaikan BBM

Harga Pangan Mulai Merangkak Naik, Akibat Kenaikan BBM

HarianDepok.com – Berita – Nasional , Dampak Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Premium dan Solar kini mulai terasa pada harga pangan. Di sejumlah pasar tradisional kota Denpasar, Bali, harga tomat mengalami kenaikan harga sampai Rp 5.000 per kilogram. Menurut Putu Agustini, salah seorang pedagang di Pasar Badung Denpasar mengungkapkan, kenaikan harga BBM mempengaruhi kenaikan harga tomat sehingga berdampak berkurangnya distribusi dari agen untuk pedagang. Saat ini harga tomat mencapai Rp 8.000 per kilogram, yang sebelumnya harga berkisar Rp 3.000 per kilogram ketika harga BBM masih stabil.

Selain pengaruh atas kenaikan harga BBM, kenaikan harga tomat dikarenakan tidak seimbangnya ketersediaan barang dan karena belum panen tomat dari petani. Putu Agustini mengakui, jika harga tomat terus melonjak, ia khawatir tomat yang dimilikinya akan cepat membusuk dan mengakibatkan kerugian yang cukup besar. Tidak hanya tomat, harga jual bawang merah di beberapa pasar tradisional di Kabupaten Rejanglebong, Provinsi Bengkulu juga mengalami kenaikan sampai Rp 35.000 per kilogram.

Sepekan lalu pedagang masih menjual bawang merah dengan harga rata-rata Rp 20.000 per kilogram. Naiknya harga bawang merah dikarenakan pasokan untuk daerah tersebut mulai berkurang, dan juga dipengaruhi kenaikan harga BBM, karena bawang merah yang selama ini mereka jual itu umumnya berasal dari Jawa dan sebagian lagi dari Palembang. Namun sejak dua minggu terakhir gudang tempat mereka biasa mengambil barang sudah mulai kehabisan stok, sedangkan kiriman barang dari daerah penghasilnya belum ada.

[ TaufikHidayat/HD ]

 

 

Tags:
author

Author: 

Writer and Author In HarianDepok