Pemerintah Telah Siapkan Dana Rp 55,4 Triliun Untuk Dorong Investasi Diluar Jawa

Pemerintah Telah Siapkan Dana Rp 55,4 Triliun Untuk Dorong Investasi diluar Jawa

HarianDepok.com- Bisnis – Pemerintah akan mengembangkan lagi infrastruktur pendukung yang ada di 13 kawasan industri di luar Pulau Jawa. Kementrian Perencanaan Pembangunan Nasional atau Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) menyebutkan bahwa kebutuhan investasi untuk membangun infrastruktur itu mencapai Rp 55,4 Triliun.

Bambang Prihartono selaku Direktur Transportasi Bappenas menyatakan anggaran infrastruktur dasar tersebut untuk mempermudah akses di 13 kawasan industri. Adapun tujuanya untuk menstimulus para investor untuk mau berinvestasi pada kawasan industri itu.

Adapun kawasan industri tersebut adalah Kawasan Industri Sei Mangkei, Kawasan Industri Palu, Kawasan Industri Kuala Tanjung, Kawasan Industri Batu Licin, Kawasan Industri Tanggamus, Kawasan Industri Landak, dan Kawasan Industri Ketapang.

Termasuk juga Kawasan Industri Bantaeng, Kawasan Industri Teluk Bintuni, Kawasan Industri Konawe, Kawasan Industri Morowali, Kawasan Industri Bitung, serta Kawasan Industri Buli.

Ia juga menyebutkan infrastruktur dasar itu adalah jalan, pembangkit listrik, pelabuhan, bandara, dan infrastruktur lainya. Estimasinya mencapai Rp 8,2 triliun guna membangun rel kereta api, dan 17 triliun untuk membangun pelabuhan. Sisanya kurang lebih Rp 10,4 triliun untuk membangun pemabangkit tenaga listrik, serta Rp 938  miliar untuk memangun jaringan air bersih.

“Total kebutuhan pembangunan dan pengembangan infrastrukturnya mencapai Rp 55,4 triliun,” ungkap Bambang, Jakarta, (26/ 3/ 2015).

Pemerintah sendiri memiliki rencana akan membangun jalan tol jalur Manado – Bitung serta jalan Lingkar Kupang. Pelabuhanya akan dibangun di Kuala Tanjung, Bitung, Pontianak, serta beberapa wilayah lain yang ada kaitanya dengan 13 kawasan industri itu. Tak hanya itu, masij ada pembangunan jalur kereta Manado – Bitung, dan jalur Sei Mangkei – Bandar Tinggi – Kuala Tanjung.

Untuk  membangun pembangkit listrik yang terdiri dari pembangunan pembangkit listrik bertenaga uap (PLTU) Kuala Tanjung, Palu, Asahan 3, dan Pangkalan Susu, serta pembangkit listrik tenaga air (PLTA) di Poso. “Untuk pembanguanan Bandara, ada pengembangan bandara diantaranya adalah Bandara Halu Oleo Kendari, Mutiara Palu, Sam Ratulangi Manado, Eltari Kupang, dan Syamsuddin Noor Banjarmasin,” lanjutnya.

[NurMungil/HD]

Tags:
author

Author: