Arab Saudi dan Sekutunya Gelar Agresi Militer ke Yaman

Arab Saudi dan Sekutunya Gelar Agresi Militer ke Yaman

HarianDepok.com – Berita – Internasional , Akhirnya Arab saudi dan negara-negara teluk sekutunya telah memutuskan akan menggelar agresi militer ke Yaman untuk menyerang komplotan pemberontak Syiah Houthi yang tengah berupaya melengserkan Presiden Abdrabbuh Mansour Hadi. Houthi pun mengaku siap melakukan perlawanan tanpa meminta bantuan dari sekutu mereka, Iran. Salah seorang tokoh penting Houthi, Mohammed al-Bukhaiti, saat ditanya apakah akan meminta bantuan militer dari Iran, ia berkata tidak akan melakukannya. “Tidak, rakyat Yaman siap menghadapi agresi militer ini tanpa harus melibatkan intervensi asing,” tuturnya.

Setelah kubu pemberontak Houthi melengserkan Presiden Abdrabbuh Mansour Hadi, Konflik di Yaman pun terjadi. Kemudian Presiden Hadi berupaya mempertahankan kekuasaannya dengan cara mengungsi dari ibu kota sanaa dan mendirikan sebuah pusat pemerintahan di Kota Aden. Arab Saudi dan sekutunya menggelar Operasi Militer ini setelah mengetahui Houthi terus bergerak mendekati Kota Aden. Sikap ini dilakukan atas dasar kekhawatiran jika keselamatan Presiden Abdrabbuh Mansour Hadi tengah terancam.

Melihat dari aksi kaum Houthi yang telah melengserkan Presiden Yaman itu, sudah membangkitkan dugaan Arab Saudi, jika aksi tersebut terdapat campur tangan pemerintah Iran yang juga beraliran Syiah. Akan tetapi, baik kaum Houthi ataupun Iran menepis dugaan tersebut. Tidak hanya itu, ada kekhawatiran lain jika operasi militer yang digelar Arab Saudi dan sekutunya tersebut akan memicu konflik baru yang akan melibatkan iran.

Adel al-Jubeir, Duta Besar Arab Saudi kepada AS sebelumnya mengatakan, serangan udara Saudi dan sekutunya tersebut dimulai pada Kamis (26/03/2015) pukul 23.00 waktu setempat atau pukul 06.00 WIB. Ia mengatakan, Arab Saudi terpaksa harus beraksi karena demi membela pemerintahan yang sah yang dipimpin oleh Presiden Abdrabbuh Mansour Hadi. Terjadinya Agresi militer Arab Saudi ini hanya berselang dua hari usai Riad Yassin, Menteri Luar Negeri Yaman memohon agar negara-negara Dewan Kerja Sama Teluk (GCC) bersedia melakukan intervensi militer.

[ TaufikHidayat/HD ]

Tags:
author

Author: 

Writer and Author In HarianDepok