Twitter Uji Fitur Terbarunya “Auto-Play Video”

Twitter Uji Auto-Play Video

HarianDepok.com – Tekno – Sosmed , Saat ini Twitter tengah menguji fitur barunya yaitu auto-play video, fitur yang dapat memainkan video secara otomatis dalam aplikasi mobile-nya.

Sebelumnya Facebook dan Instagram telah melakukan hal yang sama dan telah mengaplikasikan auto-play video dalam fitur mobile. Media sosial microblogging ini ingin mengetahui apakah para tweeps (pengguna twitter) akan menyukai video yang dapat bermain tanpa “ijin” ini, termasuk di dalamnya video yang berkonten iklan.

Dilansir dari The Guardian, salah satu juru bicara Twitter mengungkapkan hal tersebut kepada Advertising Age.

“Kami menjalankan tes kecil pada beberapa variasi dalam pengalaman pemutaran video,” ujarnya.

Advertising Age melaporkan bahwa uji auto-play video ini akan berlaku untuk semua jenis video, seperti video yang diunggah pengguna melalui aplikasi mobile Twitter, termasuk iklan video promosi, dan klip yang merupakan bagian dari program Amplify, yang memungkinkan perusahaan seperti ESPN dan NFL mengunggah video dengan iklan.

Sementara itu, video yang berasal dari Vine, tidak akan bermain secara otomatis di Twitter dalam tes ini.

Menurut laporan tersebut, Twitter akan melakukan beberapa tes, tes yang akan memainkan seluruh video dan secara otomatis diulang, dan tes yang hanya akan menampilkan enam detik pertama dari isi video yang masuk “timeline” pengguna.

Fitur Amplify yang diluncurkan Twitter pada 2013 lalu telah digunakan oleh sejumlah perusahaan untuk mendistribusikan berita terbaru mengenai olahraga, musik dan acara televisi melalui twitter dan mendapat respon yang baik dari pengguna.

Pada bulan Januari 2015 juga Twitter telah menyediakan fitur video yang memungkinkan pengguna untuk meng-upload video berdurasi 30 detik tanpa pengulangan yang kemudian dapat diputar di timeline pengguna.

Pembaruan ini kabarnya menuai protes sebagian besar pengguna jejaring sosial tersebut, karena adanya kekhawatiran melonjaknya penggunaan kuota data ketika smartphone mereka tidak terhubung ke jaringan Wi-Fi.

Selain itu, para pengguna juga menilai bahwa video auto-play ini lebih menguntungkan pengiklan, bukan pengguna.

[NurMungil/HD]

Tags:
author

Author: