DinKes Depok Panggil Seluruh Pengusaha Tahu

DinKes Depok Panggil Seluruh Pengusaha Tahu

HarianDepok.com – Berita , Penggunaan zat berbahaya seperti formalin kepada makanan sangatlah merugikan bagi konsumen. Apabila zat formalin masuk kedalam tubuh secara terus menerus akan berdampak menurunnya tingkat kesehatan yang bisa menyebabkan kematian. Diketahui, zat formalin adalah salah satu zat kimia yang diperuntukkan sebagai pengawet mayat sehingga fase pembusukan bisa melambat.

Di kota Depok, beberapa waktu yang lalu ditemukan adanya para produsen tahu nakal yang memakai zat kimia berbahaya tersebut. Penggunaan zat kimia tersebut dianggapnya sebagai salah satu solusi untuk meminimalisasi kerugian yang dideritanya.

Dinas Kesehatan kota Depok sendiri dalam menanggulangi Hal tersebut, dalam waktu dekat ini akan memanggil seluruh pengusaha tahu yang ada di kota Depok guna diberikan pengarahan dan bimbingan akan bahaya dan dampak dari penggunaan zat pengawet mayat tersebut kepada para konsumen.

Kepala Bidang Perlindungan Obat dan Makanan (POM) Dinkes Kota Depok, May Haryanti mengatakan bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian lota Depok untuk memanggil seluruh pada pengusaha tahu di seluruh kota Depok.

Hal itu dikarenakan bahwa pada Februari lalu, pihaknya tengah melakukan sidak di beberapa pasar dan menemukan sejumlah makanan olahan kacang kedelai tersebut mengandung zat berbahaya formalin. Maka daripada itu, pihaknya akan melakukan penyuluhan dan bimbingan kepada para produsen tahu tentang bahaya yang ditimbulkan oleh zat kimia tersebut.

May menjelaskan, apabila zat formalin masuk kedalam tubuh, akan mengakibatkan kerusakan organ dalam yang bisa menyebabkan kematian. Oleh karena itu, pihaknya akan segera melakukan tindakan pencegahan dengan cara memberikan penyuluhan kepada produsen tahu di kota Depok sehingga tidak lagi menggunakan zat kimia berbahaya tersebut.

Setelah adanya rencana pemanggilan para produsen tahu tahu tersebut. Nantinya pihak Dinas Kesehatan kota Depok akan melakukan  kunjungan mendadak yang bekerja sama dengan pihak Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) dan Satpol PP guna melakukan razia makanan mengandung zat berbahaya tersebut.

[MuhammadKhotib/HD]

Tags: