Siang Ini Kemenkominfo Akan Blokir 9 Situs Nikah Siri Online

 Siang Ini Kemenkominfo Akan Blokir 9 Situs Nikah Siri Online

HarianDepok – Berita – Nasional , Sembilan situs nikah siri online yang akhir-akhir ini meresahkan masyarakat akhirnya tidak bisa lagi diakses dan Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) meyakinkan akan segera memblokir situs tersebut. Menurut Ismail Cawidu, Kepala Pusat Informasi dan Humas Kemenkominfo mengatakan, pihaknya baru akan mengadakan pemblokiran dikarenakan baru menerima pengaduan dari Kementrian Agama yang mengeluhkan peredaran situs nikah siri online itu. Menurut penilaian Kementrian Agama, nikah siri secara online merupakan bukan pernikahan yang sesungguhnya dan dipastikan hal tersebut melanggar Undang-Undang Nomor 11 Tahun 1974 tentang Perkawinan.

Saat ditemui metrotvnews.com di Kementrian Komunikasi dan Informatika, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (20/03/2015) Ismail mengatakan, “Kami baru menerima Surat dari Dirjen Bimas Islam Kementrian Agama kemarin sore. Berhubung sudah malam, jadi kami baru proses tadi pagi.”ucapnya. Ismail berjanji, situs-situs nikah siri online yang sudah beredar itu siang ini akan diblokir sehingga pengguna internet tidak bisa lagi mengunjunginya. Ia melanjutkan, Kemenkominfo akan meminta kepada internet service provider (ISP) atau jasa penyalur internet agar melakukan pemblokiran untuk mengakses ke situs-situs nikah siri online itu.

Kementrian Agama Sebelumnya meminta Kementrian Komunikasi dan Informatika agar memblokir situs nikah siri online yang telah mulai meresahkan masyarakat tersebut. Menurut Machasin, nikah siri online mempunyai kemiripan dengan nikah siri pada umumnya. Hanya saja nikah siri online tidak ikut menyertakan pencatatan negara dalam proses pernikahan itu.

Menurut penilaian Majelis Ulama Indonesia (MUI), nikah siri online hukumnya adalah haram, karena tidak sesuai dengan syariat agama Islam dan tidak mempunyai kejelasan wali nikah yang menjadi salah satu faktor syarat agar pernikahan itu menjadi resmi dan sesuai dengan Undang-Undang. Bahkan, Asrorun Ni’am Sholeh, Sekretaris Komisi Fatmawati MUI menilai, situs penyedia nikah siri online bermotif ekonomi dengan modus membantu mempelai untuk menikah.

[ TaufikHidayat/HD ]

Tags:
author

Author: 

Writer and Author In HarianDepok