Penerapan Integrasi Jamkesda Kota Depok Dengan BPJS Di Targetkan Rampung 2016 Mendatang

Penerapan Integrasi Jamkesda Kota Depok Dengan BPJS Di Targetkan Rampung 2016 Mendatang

HarianDepok.com – Berita , Upaya pemerintah Indonesia untuk mengurangi beban finansial masyarakat melalui Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola oleh Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan (BPJS) untuk menunjang sisi kesehatannya, masih terus gencar dilakukan. Ditargetkan pada tahun 2019 mendatang, masyarakat Indonesia bisa mendapatkan pelayanan kesehatan yang komprehensif dan bermutu.

Upaya tersebut dimaksudkan untuk mewujudkan kendali mutu dan finansial serta pelayanan terhadap kesehatan. Sehingga jumlah orang yang berobat dapat berkurang dan ongkos biaya untuk kesehatan pun dapat ditekan, sehingga pelayanan kesehatan menjadi lebih efisien dan maksimal.

Pemerintah kota Depok melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) dalam konsistensinya untuk menerapkan program JKN yang dicanangkan oleh pemerintah pusat di wilayahnya, saat ini tengah berupaya untuk mengintegrasikan program kesehatan daerahnya (Jamkesda) dengan BPJS yang ditargetkan akan rampung pada akhir 2016 mendatang.

Untuk mencapai target tersebut, Dinas Kesehatan (Dinkes) Depok saat ini, tengah berupaya mengolah data data para peserta Jamkesda tahun 2014 untuk dapat diverifikasikan pada tahun 2015 ini, sehingga nanti pada tahun 2016 mendatang diharapkan seluruh perserta Jamkesda sudah menjadi peserta BPJS. Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Depok, Ani Rubiani di kantor dinasnya, Kamis (19/03/2015).

Diketahui bahwa, total peserta Jamkesda menurut data dari Dinas Kesehatan Depok tahun 2014 berjumlah sebanyak 188.660 peserta yang tersebar di sebelas kecamatan dan di 63 kelurahan Depok. Data data tersebut, hingga kini masih harus dilakukan pengecekan kebenaran datanya, dikhawatirkan data data yang ada di Dinas Kesehatan tahun 2014 tersebut, telah mengalami perubahan.(Izl)

[NurMungil/HD]

Tags:
author

Author: