Eksekusi Mati Duo ‘Bali Nine’ Kembali Tertunda

Eksekusi Mati Duo 'Bali Nine' Kembali Tertunda

HarianDepok.com – Berita – Nasional, Rencana eksekusi mati tertahap dua anggota sindikat ‘bali nine’ yang telah dijatuhi hukuman mati, Andrew Chan dan Myuran Sukumaran kembali tertunda. Hal ini dikarenakan pengadilan Indonesia menyetujui peninjauan kembali kasus terpidana mati asal Filipina, Jane Fiesta Veloso.

Dilansir dari laman Dailymail, Rabu (18/3/2015), eksekusi duo Bali Nine akan ditunda kembali setelah selama berbulan-bulan terakhir mendapat penolakan dan usaha pembebasan kedua anggota sindikat narkoba internasional itu dari Australia dan Filiphina. Mahkamah Agung menyetujui untuk meninjau kembali kasus seorang kurir narkoba asal Filipina, Jane Fiesta Veloso. Padahal terpidana tersebut masuk dalam daftar 10 terpidana yang akan dieksekusi bersama Andrew Chan dan Myuran Sukumaran.

Menurut laporan Sydney Morning Herald, proses peninjuan kembali kasus Jane Fiesta Veloso akan memakan waktu hingga sekitar tiga bulan. Hal ini membuat eksekusi terhadap Chan dan Myuran harus kembali diundur hingga beberapa bulan kedepan.

Seperti diketahui sebelumnya, Veloso dijatuhi hukuman mati pada tahun 2010, karena berupaya menyelundupkan 2,6 kilogram heroin dari Malaysia ke Yogyakarta. Namun sampai saat ini Veloso bersikeras ia adalah korban, karena ia tertipu dan tak mengetahui bahwa apa yang dibawa dikopernya adalah narkoba.

Juru bicara Jaksa Agung Tony Spontana, menyatakan pelaksanaan eksekusi mati harus dilakukan secara bersamaan.

“Kami tak ingin satu persatu menunggu eksekusi lain sebelum dirinya. Itu akan mempengaruhi psikologis narapidana,” ujarnya.

Selama ini pemerintah Australia dan sejumlah tokoh masyarakat terkemuka telah mengajukan permohonan, untuk menghentikan hukuman mati Chan dan Sukumaran. Bahkan Menteri Luar Negeri Australia Julie Bishop menawarkan akan membiayai kehidupan keduanya jika mereka dipenjara seumur hidup asalkan tidak mendapatkan hukuman mati.

[AndriIdaman/HD]

Tags:
author

Author: 

"Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.” (Internet Marketers & Publisher)