Penerapan Program Jokowi dengan KIS, KKS dan KIP di kota Depok Masih terkendala

Penerapan Program Jokowi dengan KIS, KKS dan KIP di kota Depok Masih terkendala

HarianDepok.com – Berita , Pemerintah Indonesia yang dipimpin oleh Presiden Jokowi, saat ini tengah memperbaiki berbagai permasalahan yang terpendam sejal lama di Indonesia. Beberapa permasalahan yang saat ini tengah dibenahi antara lain adalah, pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan.

Oleh karena itu, pemerintah Indonesia melalui Instansi terkait mengeluarkan kebijakan dengan memberikan tiga kartu sakti yaitu, Kartu Indonesia Pintar (KIP), Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) yang diproritaskan untuk warga negara Indonesia yang memang pantas mendapatkannya.

Di kota Depok, tercatat terdapat 280.943 jiwa yang masuk dalam daftar pemerintah pusat, sebagai calon penerima kartu tersebut, yang rencananya, pada bulan April mendatang pembagian tiga kartu sakti tersebut telah rampung dibagikan.

Namun, rencana tersebut diketahui mengalami kendala, sehingga tidak tercapainya target yang ditetapkan oleh pemerintah pusat alias molor. Hal ini disebabkan oleh masih banyaknya masyarakat kota Depok yang belum tervalidasi oleh pemerintah daerah selaku pelaksana di lapangan.

Kepala Bidang Sosial Dinas Tenaga Kerja dan Sosial (Disnakersos) Kota Depok Ani Rachmawati ketika ditanya mengenai Hal tersebut mengatakan bahwa, pihaknya telah berusaha semaksimal mungkin untuk dapat memvalidasi seluruh data data yang diterima dari pemerintah pusat secepat mungkin.

Namun pada praktek dilapangannya, pihaknya mengalami kendala yang mengakibatkan molornya pengerjaan program tersebut dan diperkirakannya akan rampung pada bulan Juli 2015 mendatang. Tak akuratnya data data yang diterimanya dari pemerintah pusat menjadi penyebab pelaksanaan program tersebut menjadi molor. Dikatakannya pada, Senin (16/03/2015).

Ani mengaku bahwa, pihaknya untuk memvalidasi kebenaran data data yang diterimanya dari pemerintah pusat tersebut, akan memakan waktu lebih lama dari target yang telah ditetapkan. Di lain hal, pihaknya untuk melakukan validasi dan verifikasi program tersebut, masih kekurangan tenaga sehingga prosesnya jadi semakin lama.

Ani juga menjelaskan proses pembagian tiga kartu tersebut. Dimana pada pelaksanaan di lapangannya, pihaknya hanya menerima data dari pusat untuk memverifikasi dan memvalidasi kebenaran data data tersebut.

Apabila ada data yang tidak sesuai di lapangan, maka pihaknya akan melampirkan laporan yang disertakan dengan hasil verifikasi data data lainnya yang telah sesuai. Apabila proses tersebut telah selesai, maka semua hasil dari verifikasi dan validasi tersebut akan dikirimkan kembali ke pemerintah pusat.

Pemerintah pusat akan mengecek kembali data data yang dikirimkannya dan setelah iu, barulah nantinya pihaknya akan dikirimkan tiga kartu sakti tersebut untuk dibagi bagikan kepada masyarakat kota Depok calon calon penerima kartu yang sebelumnya sudah di verifikasi dan di validasi kebenaran datanya. (Izl)

[AndriIdaman/HD]

Tags:
author

Author: 

"Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.” (Internet Marketers & Publisher)