Kebijakan Pajak Pemerintah Seperti Tajam Ke Bawah, Namun Tumpul Ke Atas.

Kebijakan Pajak Pemerintah Seperti Tajam Ke Bawah, Namun Tumpul Ke Atas.

HarianDepok.com – Berita – Nasional , Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akan mencari objek pajak baru untuk meningkatkan penerimaan pajak sesuai target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Perubahan yang sudah ditetapkan sebesar Rp 1.244,7 triliun. Target pajak itu sendiri naik sekitar 12 persen dibandingkan dengan target pajak dalam APBN 2014 yang sebelumnya hanya sebesar Rp 1.110,2 triliun.

Aksi ‘kejar setoran’ ini membuat pemerintah kalap. Ditjen Pajak tengah gencar mencari obyek pajak baru. Pastinya masyarakat juga yang akan terkena imbasnya. Karena biaya hidup ke depan akan meningkat. Contoh terbaru ialah pemerintah akan mengenakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) 10 persen pada pengguna jalan tol. Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro mengaku, sudah sejak lama Kemenkeu ingin membebankan pajak pada pengguna jalan tol.

Pengenaan pajak untuk setiap ruas jalan tol sebenarnya telah direncanakan oleh Direktorat Pajak sejak 2003. Tapi penerapan PPN tidak dijalankan karena jalan tol masih terbatas. Walau begitu, pemerintah kabarnya akan memutuskan agar menunda penerapan aturan ini. Tapi, Ditjen Pajak mengaku akan tetap memberlakukannya pada 1 April mendatang. Contoh lain ialah pengenaan pajak pada bisnis indekos. Menurut Andin Hadianto selaku Plt Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) mengungkapkan,  saat ini ia masih terus mengkaji potensi pajak dari bisnis indekos. Pajak yang dikenakan di luar dari PBB (Pajak Bumi Bangunan).

Andin melihat Sesuai perkembangan ekonomi bisnis indekos sudah banyak dipajaki. Menurut Andin, usaha indekos saat ini menjadi bisnis menggiurkan. Akibat kebijakan ini pasti akan membuat konsumen indekos, yang mayoritas mahasiswa, menjerit karena biaya sewa akan semakin mahal. Obyek pajak lain yang akan dikejar pemerintah yakni jual beli online, selebriti, profesi perancang busana, dan masih banyak lainnya. Namun terjadi anomali pada kebijakan ini. Pemerintah seperti tajam ke bawah, namun, tumpul ke atas.

[ TaufikHidayat/HD ]

Tags:
author

Author: 

Writer and Author In HarianDepok