Ceu Popong Muak Dengan Pencitraan Jokowi

Ceu Popong Muak Dengan Pencitraan Jokowi

HarianDepok.com – Nasional , Politisi senior Partai Golkar, yang sempat menjadi perbincangan public saat dirinya menjadi ketua sidang sementara DPR dan “kehilangan palu” sidang, Popong Otje Djundjunan atau yang dikenal dengan sebutan Ceu Popong menilai Pemerintah tidak peka dengan kesengsaraan rakyat. Hal ini terbukti dengan naiknya harga-harga barang kebutuhan pokok serta berbagai wacana penaikan berbagai fasilitas seperti jalan toll, KRL, serta yang terbaru yaitu tarif dasar listrik (TDL) pada awal April mendatang.

Menurut Popong, kalangan legislatif sudah tidak habis pikir dengan kinerja pemerintah yang makin aneh. Di samping persoalan ekonomi Indonesia yang semakin memburuk seperti turunnya nilai tukar rupiah hingga 13.100 per dolar AS, kehidupan rakyat Indonesia kian bertambah susah akibat maraknya aksi kejahatan, semisal pembegalan atau korupsi para pejabat yang semakin merajalela.

Ia mengamati, pemerintahan di era Presiden Joko Widodo kini terlalu sering mengumbar wacana-wacana yang meresahkan masyarakat, dan terlihat selalu menggunakan media sebagai alat untuk mengalihkan isu publik. Sehingga, persoalan riil rakyat tidak ditangani secara serius dan hanya sebatas pencitraan di media saja. Ceu Popong mengatakan, sangat wajar apabila pihak legislatif  terus menyuarakan secara keras kinerja buruk pemerintah dalam hal penanganan masalah ekonomi dan keamanan umum.

Meskipun demikian, Ceu Popong mengakui, taraf hidup kebanyakan legislator bisa dikatakan di atas taraf hidup orang banyak.

“Biar saja yang ngomong DPR, kalau pemerintah mah pelaksanaannya,” jelas dia.

Terakhir, Ia meminta pemerintah untuk mendengarkan aspirasi rakyat dan benar-benar diberikan solusinya, seperti yang sering kali disampaikan legislator. Pemerintah pun diminta untuk berhenti sekadar blusukan atau pencitraan publik. Sebab, tegas Ceu Popong, tugas utama pemerintah ialah membuat kebijakan yang sejalan dengan aspirasi rakyat, bukan ‘terkesan’ sejalan atau malah bertentangan dengan aspirasi rakyat.

“Sudah muak gitu. Ngomong doang. Hentikan pencitraan! Sekarang berbuat riil untuk rakyat!” tegas Ceu Popong.

[MuhammadKhotib/HD]

Tags: