Akibat Melangun Warga 11 Warga SAD Meninggal Dunia

Akibat Melangun Warga 11 Warga SAD Meninggal Dunia

Foto – Health Liputan6.com

HarianDepok.com – Kesehatan , Penanganan KAT (Komunitas Adat Terpencil) yang dilakukan untuk SAD (Suku Anak Dalam) selalu mempertimbangkan terkait dengan kearifan lokal. Hal ini dikarenakan memiliki adat istiadat sendiri. Khofifah selaku menteri sosial juga menyatakan bahwa komunitas yang kini tengah menangani SAD harus memperhatikan SAD dengan sabaik- baiknya, penyataan tersebut diungkapkan ketika melakukan kunjungan di jambi jumata kemaren (13/03/2015).

Sementara itu dia juga menegaskan dalam melakukan penanganan SAD ini diharapkan mampu memperhatikan kajian yang merupakan hasil dari lintas lembaga dan juga kementerian yang terkait. Dan yang merupakan langkah awal dalam penanganan adalah mampu membuat mereka berinteraksi dengan terbuka, tutur Khofifah.

Khofifah selaku menteri sosial mengintervendi tewasnya 11 warga SAD. Untuk itu diharapkan untuk lebih mampu mengoptimalkan kinerja dari lintas sektor yang meliputi berbagai pihak kementerian.  Hal ini diharapkan agar warga SAD bisa memperoleh solusi yang tepat untuk mendapatkan hak normatif yang mana sebagai warga negara indonesia.

Warga SAD kini berjumlah 1,775 jiwa yang mana saat ini mereka akan dikaji dan merekomendasikan sebagai warga adat di wilayah taman nasional bukit duabelas. Sehingga ketika mereka sudah masu dalam warga adat ini maka, mereka akan mendapatkan berbagai fasilitas untuk perlinduungan sosial.

Salah satu penyebab warga SAD mengalami kematian adalah dikarenakan mereka kelaparan  dan juga tradisi melangun. Dalam menjalankan tradisi inilah warga SAD banyak yang meninggal. Untuk itu, kementerian sosial akan meyalurkan bantuan kepada seluruh warga SAD yang berjumlah 166 KK yang berbentuk gula pasir, garam halus, kopi, sarden, teh, senter, rokok dan juga memberikan santunan kepada 11 warga yang telah tewas dengan memberikan uang tunai sebanyak 5 juta rupiahkepada keluarga yang ditinggalkan.

Dari PSAA Alyatama juga memberikan bantuan berupa 20 karung beras dan juga 25 kardus mie.  Bantuan ini diharapkan bisa membantu warga SAD untuk kesehatan yang dimilikinya.

[NurMungil/HD]

Tags:
author

Author: