Pemkot Depok , Naikkan Harga NJOP Wilayahnya Hingga 100 Persen

Pemkot Depok , Naikkan Harga NJOP Wilayahnya Hingga 100 Persen

Foto – Merdeka.com

HarianDepok.com – Berita , Rencana untuk membebaskan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) serta BPHTB di sektor perumahan tempat tinggal oleh pemerintah pusat, membuat pemerintah daerah kelabakan. Pasalnya, penghapusan pajak pajak yang sebentar lagi akan direalisasikan di seluruh Indonesia ini, berimbas kepada berkurangnya pendapatan pemerintah daerah di sektor pajak.

Kota Depok, untuk mengisi kekosongan pendapatan di sektor pajaknya, tengah merencanakan untuk menaikkan harga Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) di wilayahnya hingga mencapai 100 persen. Hal tersebut dianggap oleh pemerintah kota Depok sebagai salah satu solusi untuk menekan turunnya grafik pemasukan kas kota yang diakibatkan oleh rencana pemerintah pusat untuk menghapus PBB dan BPHTB.

Rencana kenaikan NJOP yang akan dilakukan oleh pemerintah kota Depok tersebut, bisa berdampak kepada sulitnya masyarakat kota Depok untuk dapat memiliki lahan rumah tinggal sendiri, karena lahan lahan di wilayah kota ber ikon belimbing ini harganya dapat dipastikan akan melambung tinggi.

Diketahui bahwa, sikap pemerintah pusat untuk menghapus PBB dan BPHTB perumahan tempat tinggal di seluruh Indonesia adalah sebagai satu solusi untuk warga negara Indonesia agar bisa memiliki tempat tinggal pribadi dengan mudah dan murah, tanpa harus memikirkan berbagai pajak kepemilikan rumah tinggal.

Jika pemerintah pusat dan pemerintah daerah tidak segera melakukan rekonsiliasi mengenai permasalahan tersebut, maka rencana pemerintah Indonesia untuk mempermudah masyarakatnya dalam hal kepemilikan rumah tinggal, diperkirakan hanya menjadi impian semata.(Izl)

[AndriIdaman/HD]

Tags:
author

Author: 

"Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.” (Internet Marketers & Publisher)