Gaji 7,5 Juta Belum Mampu untuk Beli Apartemen di Jakarta

Gaji 7,5 Juta Belum Mampu untuk Beli Apartemen di Jakarta

HarianDepok.com – Properti , Permasalahan pemukiman di Jakarta membuat Pemprov DKI Jakarta harus segera memikirkan dan membangun apartemen untuk karyawan yang ada di Jakarta. Saat ini sebagian besar karyawan yang bekerja di Jakarta masih belum mendapatkan hunian yang layak untuk ditempati. Direktur Eksekutif Indonesia Property Watch Ali Tranghanda mengatakan,  Pemprov DKI Jakarta memang telah berupaya membangun rumah susun sewa untuk mengatasi permasalahan tersebut.

Meskipun begitu, kata dia, pembangunan rumah susun sewa masih sangat terbatas untuk kalangan Masyarakat Berpenghasilan Rendah dan informal, padahal permintaan yang banyak justru muncul dari para pekerja kantoran yang saat ini bolak balik Jakarta.

“Bayangkan dengan gaji karyawan Rp7,5juta per bulan hanya sanggup mencicil hunian seharga Rp350 juta-an belum lagi masalah besaran uang muka. Saat ini sangat terbatas pasokan apartemen/rumah susun dengan harga tersebut. Memang pengembang swasta sempat ikut serta dalam program 1.000 menara rusunami yang merupakan program pemerintah pada tahun 2007, namun dalam perjalanannya, harga apartemen yang ada tidak dapat dikendalikan dan terus naik meninggalkan daya beli,” kata Ali.

Menurut Ali, hal ini tidak lain karena semua program pembangunan rusunami diserahkan kepada swasta dan tidak dapat dikendalikan harganya apalagi dengan kondisi perekonomian Indonesia yang tidak stabil. Seharusnya, pemerintah membangun public apartment yang dikelola secara mandiri sehingga harga bisa dikendalikan.

Ali memberi contoh, beberapa proyek apartemen seperti Sudirman Park, Kalibata City, Mediteranian Tanjung Duren, Green Pramuka, dan lain-lain yang seharusnya bisa menyerap pasar (menjadi hunian para karyawan yang bekerja di Jakarta) menjadi salah sasaran karena harganya naik terus sesuai dengan mekanisme pasar hukum ekonomi dan hal tersebut tidak berimbang dengan pendapatan masyarakat berpenghasilan rendan dan informal yang saat ini tidak mengalami kenaikan.

“Namun perlu diakui bahwa semakin lama konsumen pekerja kantoran di Jakarta tidak bisa dipaksa untuk membeli rumah susun dengan daya beli yang semakin tergerus, karenanya alternatif rumah susun sewa bisa dijadikan pemahaman baru mengenai mind set tinggal di kota besar,” tegasnya.

[AndriIdaman/HD]

Tags:
author

Author: 

"Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.” (Internet Marketers & Publisher)