Amankan Konferensi Asia Afrika, Kepolisian Siagakan Penembak Jitu

Amankan Konferensi Asia Afrika, Kepolisian Siagakan Penembak Jitu

HarianDepok.com – Berita – Nasional, Peringatan Konferensi Asia Afrika (KAA) yang akan digelar April mendatang di Bandung. Acara yang rencananya akan dihadiri sekitar 109 tamu undangan dari berbagai negara membuat Pemerintah Kota Bandung dan Polda Jawa Barat harus bekerja keras untuk menyiapkan pelayanan terbaik dan keamanan agar acara berjalan lancar.

Untuk Polda Jawa Barat sendiri akan menerjunkan 4.000 personel dalam rangka mengamankan Peringatan Konferensi Asia Afrika ini, hal ini diungkapkan langsung oleh Kapolda Jawa Bara Irjen Pol Mochammad Iriawan.

“Kekuatan anggota sendiri kami siagakan 4.000 orang dan itu akan ada di sejumlah titik penyelenggaran KAA, dan Insya Allah kita akan all out (maksimal) karena ini kan menjadi pertaruhan kita Republik Indonesia di hadapan negara lain,” kata dia.

Selain itu, sebanyak tiga unit penembak jitu atau sniper akan disiagakan oleh Kepolisian Daerah Jawa Barat untuk mengamankan pelaksanaan peringatan Konferensi Asia Afrika (KAA) ini.

“Sniper pasti ada. Sniper kita siapkan tiga unit. Satu unitnya terdiri dari 11 orang,” ujarnya.

Iriawan menambakhkan, para sniper tersebut, akan disiagakan di sejumlah titik atau tempat berlangsungnya peringatan KAA Ke-60. Menurut dia, menjelang peringatan KAA Ke-60 pihaknya telah melakukan sejumlah upaya untuk mendeteksi ancaman-ancaman yang mungkin ada.

“Untuk menuju kegiatan ini dari sekarang kita melakukan Cipta Kondisi. Mendeteksi apa ancaman yang mungkin akan timbul nanti,” kata Iriawan.

Sementara ini, pihak Kepolisian Jawa Barat telah disiagakan dibeberapa tempat yang dianggap sebagai titik rawan.

“Personel-personel tersebut disiagakan untuk mengamankan titik-titik yang dilalui dan objek-objek terkait seperti kawasan Hotel Savoy Homan, Masjid Agung, Gedung Pakuan dan lain-lain,” katanya.

Namun, ia menjelaskan bahwa khusus untuk pengamanan Gedung Merdeka dan Museum Konferensi Asia Afrika akan ditangani oleh Pasukan Pengamanan Presiden (Paspamres).

“Karena Gedung Merdeka ini kan masuk ring satu, puncak kegiatannya di sini dan dihadiri oleh RI Satu (Presiden Joko Widodo) jadi tanggung jawabnya sama Paspamres,” tandasnya.

[MuhammadKhotib/HD]

Tags: