Museum London Larang Penggunaan ‘Tongsis’

Museum London Larang Penggunaan 'Tongsis'Museum London Larang Penggunaan 'Tongsis'

HarianDepok.com – Berita – Internasional, Tren foto “selfie” yang mewabah para pengguna smartphone membuat aksosoris penunjang kegiatan mengambil foto menjadi andalan agar foto lebih mudah diambil. Tongsis atau tongkat narsis memang selama ini menjadi alat tambahan yang laris digunakan untuk ber-selfie ria. Dan penggunaan tongsis sudah merambah secara global.

Namun seiring penyebaran dan penggunaan tongsis, ternyata semakin banyak tempat dan negara yang melarang penggunaannya, karena dianggap mengganggu. Salah satunya di Museum Nasional London yang melarang pengunjungnya menggunakan tongsis untuk mengabadikan momen di museum yang menyimpan berbagai benda bersejarah di Inggris ini.

Menurut pihak Museum, penggunaan tongsis di dalam museum dikhawatirkan bisa melukai pengunjung lain dan juga merusak karya seni. Tongsis masuk dalam kategori yang sama dengan tripod berkaki tiga yang sudah dilarang penggunaannya di dalam museum tersebut sejak beberapa tahun yang lalu sebelum tongsis marak digunakan.

Kritikus seni Brian Sewell menilai larangan ini sangat baik untuk kondisi museum. Menurutnya,  tongsis bisa membahayakan karya seni dan menimbulkan kegaduhan di sekitar lukisan atau karya seni yang bersejarah lainnya.

“Siapa pun yang benar-benar ingin pergi dan melihat karya-karya lukisan bisa terganggu karena orang-orang yang terlalu sibuk mengambil foto,” ujarnya yang di kutip dari BBC, Kamis (12/3/2015).

Sebelumnya, sejumlah museum di tempat lain seperti New York, dan Washington, Amerika Serikat, telah melarang penggunaan tongsis. Selain itu juga di Canberra, Australia juga sudah lebih dulu melarang tongsis masuk ke lingkungan museum. Kini museum-museum lain seperti halnya yang berada di London, British Museum serta museum Louvre dan Pompidou di Paris, Prancis juga sedang mempertimbangkan pelarangan serupa untuk melindungi benda-benda bersejarah yang berada di museum.

[NurMungil/HD]

Tags:
author

Author: